Senin 04 Dec 2023 14:12 WIB

Mukjizat Alquran Selalu Selaras dengan Ilmu Pengetahuan

Kemukjizatan Alquran tampak jelas dalam keindahan aspek bahasa dan sastranya.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Seorang anak membaca Alquran. Ilustrasi Muslim.
Foto: EPA-EFE/HOTLI SIMANJUNTAK
Seorang anak membaca Alquran. Ilustrasi Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad datang membawa kebenaran-kebenaran ilmiah di tengah bangsa yang terbelakang dan tak berilmu. Empat belas abad kemudian, riset-riset ilmiah dan penemuan-penemuan medis mengungkapkan kebenaran Islam dan nubuwwah Nabi Muhammad.

Padahal, Alquran tidak diturunkan sebagai kitab ilmu kedokteran, ilmu falak (astronomi), atau ilmu-ilmu lainnya. Namun, para ilmuwan di berbagai bidang berhasil mengungkap mukjizat ilmiah Alquran.

Baca Juga

Kemukjizatan Alquran tampak jelas dalam keindahan aspek bahasa dan sastranya, pemberitaannya tentang umat terdahulu maupun peristiwa masa depan, serta hikmah-hikmah dibalik syariat yang ditetapkannya. Kemukjizatan Alquran juga terdapat dalam sunah nabi yang terkait dengan pengetahuan-pengetahuan ilmiah dan terbukti secara empiris.

Pada masa Rasulullah, pengetahuan-pengetahuan ilmiah ini tak bisa dengan kemampuan manusia biasa. Kini, perbincangan seputar mukjizat ilmiah Alquran kian penting seiring dengan perkembangan pesat ilmu pengetahuan.

 

Perkembangan ilmu pengetahuan takkan berhenti walau hanya sesaat. Setiap hari, penemuan-penemuan baru yang menakjubkan terus bermunculan. Fenomena ini membuat seorang mukmin kian bertambah imannya dan orang yang ingkar kian penasaran dan bertanya-tanya.

Alquran adalah kalam Allah yang menjadi teman ilmu dan musuh kebodohan. Alquran akan tetap menjadi mukjizat abadi. Keajaibannya takkan habis dan ilmunya takkan sirna. Kontradiksi antara Alquran dan ilmu pengetahuan takkan pernah terjadi sampai kapanpun, kecuali jika terdapat penafsiran yang salah terhadap ayat-ayat Alquran, atau ilmu tersebut melenceng dari kebenaran.

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Artinya: Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Alquran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Alquran surat Fushshilat ayat 53).

Allah menganugerahi para Rasul-Nya...

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement