Naskah Khutbah Jumat: Kerugian Bagi Pendendam

Red: Ani Nursalikah

 Jumat 20 May 2022 00:36 WIB

Naskah Khutbah Jumat: Kerugian Bagi Pendendam Foto:

Dendam merupakan sifat yang berbahaya.

Dendam membuat hubungan menjadi renggang dan silaturahmi terputus. Orang yang menaruh dendam kepada seseorang, maka dia akan selalu berusaha untuk menghindar bertemu dengannya. Dendam membuat keburukan yang tiada henti satu sama lain.

Jika ada dua orang terlibat pertengkaran dan kemudaian mereka saling menyimpan dendam, maka akan terjadi permusuhan, dan pertengkaran akan terus terjadi. Akibatnya keduanya sama-sama berdosa akibat dendam yang terus mereka lakukan, karena mereka selalu meniatkan keburukan bagi yang lain.

Oleh karena itu Allah telah memberikan jalan terbaik untuk menyelesaikan permusuhan itu melalui firman-Nya dalam QS. Fushshilat ayat 34 :

وَلَا تَسۡتَوِي ٱلۡحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُۚ ٱدۡفَعۡ بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِي بَيۡنَكَ وَبَيۡنَهُۥ عَدَٰوَةٞ كَأَنَّهُۥ وَلِيٌّ حَمِيمٞ

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. (QS Fushshilat : 34).

Kita sangat yakin akan kebenaran janji Allah sebagimana ayat tadi. Suatu kejahatan apabila dibalas dengan kebaikan maka akan selesai, bahkan orang yang tadinya saling bermusuhan, akan berubah seolah-olah menjadi teman yang sangat setia. Jikalaupun mendapatkan kejahatan yang berulang, Allah yang akan menunjukkan kebenaranya dan orang yang memaafkan akan mendapat pahala kebaikan.

Namun sebaliknya, jika kejahatan dibalas dengan kejahatan, perbuatan tersebut tidak akan berhenti, akan terus timbul permusuhan dan terus menerus mengalirkan dosa diantara keduanya. Perbuatan tersebut akan menyebabkan kedua orang tersebut jauh dari kedamaian.

 

sumber : Suara Muhammadiyah
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id