Jumat 28 Nov 2025 14:02 WIB

Kemunafikan dan Akar Kerusakan Ekologis yang Kian Parah

Mereka bicara soal pelestarian alam di ruang publik, namun merusak hutan.

Rep: Fuji EP/ Red: A.Syalaby Ichsan
Pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Bencana banjir yang melanda 16 kabupaten/kota di Aceh selain berdampak pada ratusan ribu warga juga merusak sejumlah badan jalan dan jembatan sehingga memutuskan akses transpotasi darat.
Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

REPUBLIKA.CO.ID, Fenomena yang terjadi di masyarakat, adanya sekelompok kaum yang secara sadar melakukan berbagai bentuk kerusakan, baik secara moral, sosial maupun lingkungan merupakan ironi.

Dalam Tafsir Ayat-Ayat Ekologi, diterangkan secara tegas bahwa kemunafikan tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menjadi akar dari kerusakan ekologis yang kian parah.

Baca Juga

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ

Wa iżā qīla lahum lā tufsidū fil-arḍ(i), qālū innamā naḥnu muṣliḥūn(a).

Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan." (QS Al-Baqarah Ayat 11)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُوْنَ وَلٰكِنْ لَّا يَشْعُرُوْنَ

Alā innahum humul-mufsidūna wa lākil lā yasy‘urūn(a).

Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari. (QS Al-Baqarah Ayat 12)

photo
Gambaran kehilangan lahan hutan di Aceh pada periode 2002-2024 merujuk catatan Global Forest Watch. - (globalforestwatch.org)

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi