Selasa 13 Feb 2024 13:49 WIB

Pembunuhan Dante Diduga Terencana, Bagaimana Mencegah Terjadinya Niat Jahat?

Pelaku diduga berencana membunuh Dante.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Hafil
Tersangka kasus kekerasan terhadap anak dan pembunuhan berencana Yudha Arfandi dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2024). Dalam konferensi pers tersebut, Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerangkan bahwa berdasarkan dari pemantauan CCTV tersangka Yudha Arfandi diduga menenggelamkan Dante (6) anak dari artis Tamara Tyasmara sebanyak 12 kali hingga meninggal dunia.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tersangka kasus kekerasan terhadap anak dan pembunuhan berencana Yudha Arfandi dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/2/2024). Dalam konferensi pers tersebut, Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerangkan bahwa berdasarkan dari pemantauan CCTV tersangka Yudha Arfandi diduga menenggelamkan Dante (6) anak dari artis Tamara Tyasmara sebanyak 12 kali hingga meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kasus kematian Dante, anak dari artis Tamara Tyasmara dengan tersangka pacarnya Yudha Arfandi menjadi sorotan publik. Yudha diduga sengaja (berencana) meneggelamkan Dante saat menemani di kolam renang yang menyebabkan nyawanya tak terselamatkan.Pertanyaannya mengapa ada niat dari Yudha di mana dia adalah pacar dari ibu Dante, Tamara.

Ada sebuah hadis populer tentang niat dari hadis Arbain karya An-Nawawi yaitu:

Baca Juga

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإنَّمَا لِكُلِّ امْرِىءٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوُلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ.

Artinya: “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, sedangkan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan yang diniatkannya. Maka, barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya kepada dunia yang ingin diraih atau wanita yang ingin dinikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia berhijrah kepadanya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

 

Hadis tersebut menunjukkan pentingnya meluruskan niat. Sebab setiap orang akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang diniatkan. Bagaimana agar niat lurus sehingga bisa menghindarkan dari perbuatan jahat?

Imam Al-Ghazali dalam bukunya "NIAT" mengatakan hanya satu cara agar manusia terhindar dari perbuatan jahat yakni segala tindakan demi kebahagiaan akhirat. Dengan begitu, menurut Al-Ghazali makanan bagi jiwa hanyalah dengan beribadah kepada Allah Swt.

Al-Ghazali mengatakan tujuan ibadah agar manusia terhindar dari penyakit hati. Dan penyakit hati sangat beragam mulai dengki, riya', sombong dan lain sebagainya yang akan merugikan diri sendiri serta orang lain.

Al-Ghazali menambahkan berdzikir juga salah satu cara agar niat lurus dalam beraktivitas sehari-hari. Dengan memperbanyak dzikir maka kecintaan Allah akan meningkat dan akan memengaruhi perilaku di dunia. Al-Ghazali menambahkan maksud dan tujuan ibadah kepada Allah yaitu untuk mengubah sifat dan perilaku hati.

Al-Ghazali juga menjelaskan maksud dari sujud sebenarnya adalah untuk mengajarkan manusia kerendahan dan kesantunan. Al-Ghazali menuturkan niat mempunyai hubungan erat dengan perbuatan sehingga segala perbuatan harus diniatkan demi kebahagiaan akhirat.

Kasus kematian Dante hanya satu dari banyak kasus yang menjadi sorotan. Maka menata hati dengan niat baik menjadi penting bagi setiap orang dalam menjalankan atau melakukan sesuatu hal. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement