Kamis 19 Oct 2023 08:00 WIB

Malaikat Melemparkan Tanah ke Orang yang Lupa Kematian Setelah Mengubur Jenazah

Tak ada yang bisa menghindari kematian.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Erdy Nasrul
Warga Palestina membawa jenazah jurnalis Palestina, Mohammed Soboh dan Said al-Tawil.
Foto: AP
Warga Palestina membawa jenazah jurnalis Palestina, Mohammed Soboh dan Said al-Tawil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu hikmah yang dapat diambil setiap Muslim ketika mengurusi jenazah adalah bahwa kelak ia pun akan mengalami kematian. Namun demikian, banyak orang yang cepat melupakan kematian padahal baru saja selesai mengurus jenazah. 

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa malaikat sampai melemparkan tanah kepada orang-orang yang mengantarkan jenazah ke dalam kubur lalu beranjak pulang meninggalkan kubur. Sebab setelah pulang ke rumahnya masing-masing, orang-orang itu langsung melupakan tentang kematian. 

Baca Juga

أبو هدبة إبراهيم بن هدبة قال : حدثنا أنس بن مالك رضي الله عنه قال رسول الله ﷺ: إن مشيعي الجنازة قد وكل ملك فهم مهتمون محزونون حتى إذا أسلموه في ذلك القبر ورجعوا راجعين ، أخذ كفا من تراب ورمى به وهو يقول: ارجعوا إلى دياركم أنساكم الله موتاكم ، أنساكم الله موتاكم ، فينسون ميتهم ، ويأخذون في شرائهم وبيعهم كأنهم لم يكونوا منه ولم يكن منهم. 

Artinya: Abu Hudbah Ibrahim bin Hudbah berkata: Anas bin Malik r.a meriwayatkan kepada kami, dia berkata Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya orang yang mengantarkan jenazah benar-benar telah diawasi seorang malaikat, mereka sedih dan gundah, sehingga bila jenazah telah mereka masukan ke dalam kubur maka mereka pulang kembali. Malaikat kemudian mengambil segenggam tanah dan melemparkannya sambil berkata: pulanglah ke rumah kalian, karena Allah telah melupakan kematian atas kalian sehingga kalian melupakannya. Kemudian mereka kembali berdagang seakan-akan mereka tak akan mati dan tak pernah melihat kematian. (Lihat kitab At Tadzkirah karya Imam Qurthubi, yang diterbitkan Maktabah Darul Minhaj, halaman 344).

 

Orang-orang yang cerdas dan beruntung dalam menjalani hidup sejatinya adalah mereka yang memperbanyak ingat kematian dan melakukan amal saleh sebagai bekal menghadapi kematian dan kehidupan akhirat. Allah SWT berfirman: 

ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْمَوْتَ وَٱلْحَيَوٰةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفُورُ

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (Quran surat Al Mulk ayat 2).

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement