Selasa 25 Apr 2023 04:50 WIB

Doa saat Gempa Bumi Terjadi di Wilayah Kita

Dianjurkan membaca doa saat gempa bumi terjadi.

 Doa saat Gempa Bumi Terjadi di Wilayah Kita. Foto: Berdoa (Ilustrasi)
Foto: Republika/Wihdan
Doa saat Gempa Bumi Terjadi di Wilayah Kita. Foto: Berdoa (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG -- Kota Padang dan sebagian wilayah Sumatra Barat, Selasa (25/4/2023), diguncang gempa. Bahkan, gempa ini juga terasa hingga ke Riau.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosialnya di twitter melaporkan bahwa gempa tersebut berkekuatan Magnitudo (M) 7.3, pada pukul 23 03:00:57 WIB.

Baca Juga

Lokasinya, 0.93 LS, 98.39 BT, atau 177 km Barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumbar, pada kedalaman 84 km. Bersamaan dengan laporan ini, BMKG menyampaikan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sumatra Utara (Sumut).

 

Dalam Islam, bencana gempa juga merupakan salah satu kejadian yang dianjurkan bagi Muslim untuk berdoa pada peristiwa tersebut. Adapun lafaz doa yang dianjurkan saat petistiwa gempa adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

"Allahumma innii as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih."

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, kebaikan yang ada di dalamnya dan kebaikan yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya dan keburukan yang Engkau kirimkan dengannya."

Bacaan doa ini dianjurkan oleh KH Abdul Karim atau Gus Karim, pengasuh Pondok Pesantren Alquran Azzayadi Solo.

Gempa di Zaman Nabi Muhammad dan Umar bin Khattab

Gempa bumi pernah terjadi di masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Gempa kemudian terjadi lagi pada zaman sahabat Nabi SAW, Umar Radhiyallahu Anhu.

Dikutip dari buku Ad-Daa wad Dawaa karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Ibnu Abid Dun-ya menyebutkan sebuah hadits mursal, diriwayatkan secara bersambung oleh al-Hakim dari jalur Baqiyyah, dari Yazid al-Juhani, dari Anas.

 Bahwasanya pernah terjadi gempa bumi pada zaman Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Beliau pun meletakkan tangannya di atas bumi, seraya bersabda: "Tenanglah, karena waktumu belum tiba". Kemudian, Nabi berpaling kepada para Sahabatnya dan bersabda: "Sesungguhnya Rabb kalian benar-benar sedang menegur kalian, maka perhatikanlah teguran-Nya".

Setelah itu, terjadi lagi gempa bumi di masa Umar bin al-Khaththab, lalu beliau berkata, 'Wahai sekalian manusia, tidaklah gempa ini terjadi melainkan karena perbuatan kalian. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, jika peristiwa ini kembali terulang, niscaya aku tidak ingin tinggal bersama kalian lagi di tempat ini, untuk selama-lamanya".

Disebutkan dalam Manaqib Umar, karya Ibnu Abid Dun-ya, bahwasanya pernah terjadi gempa bumi di zaman Umar. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement