Golongan Manusia yang akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

 Rabu 21 Sep 2022 17:57 WIB

Golongan Manusia yang akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat Golongan Manusia yang akan Dinaungi Allah di Hari Kiamat

Tidak ada naungan pada hari kiamat kecuali naungan khusus dari Allah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abu Hurairah melaporkan bahwa Nabi Muhammad berkata: "Ada tujuh orang yang akan Allah naungi di Naungan-Nya pada Hari ketika tidak ada naungan kecuali Naungan-Nya; seorang pemimpin yang adil, seorang pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah Yang Maha Kuasa dan Agung, seorang pria yang hatinya melekat pada masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah, seseorang yang diajak berzina oleh wanita cantik dan berposisi tinggi tetapi dia menolak dan mengatakan: 'Saya takut kepada Allah', seseorang yang memberi amal dan menyembunyikannya, hingga tangan kirinya pun tidak tahu apa yang diberikan tangan kanannya dalam amal; dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian hingga meneteskan air mata." (HR. Al-Bukhari)

Kita semua membutuhkan naungan Allah. Berada di bawah naungan Allah berarti dilindungi oleh-Nya dan diberkati oleh-Nya. Kita membutuhkan naungan-Nya dalam kehidupan ini dan di akhirat.

Baca Juga

Disebutkan bahwa hari kiamat akan menjadi hari yang sangat berat dan sulit. Pada hari itu semua orang akan khawatir dan akan mencoba mencari perlindungan dan naungan, tetapi tidak ada naungan pada hari itu kecuali naungan khusus dari Allah.

Naungan ini akan diberikan kepada tujuh golongan, sebagai berikut.

1. Penguasa atau pemimpin yang adil

Bisa jadi siapa saja yang memiliki otoritas dan dia menggunakan otoritas ini dengan adil dan adil tanpa pilih kasih atau prasangka. Keadilan adalah perintah Tuhan untuk semua orang; tetapi yang paling kritis adalah melakukan keadilan ketika seseorang memiliki kekuasaan dan otoritas. Lebih sulit, tentu saja, berurusan secara adil dengan mereka yang menunjukkan kebencian dan permusuhan terhadap Anda.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id