Senin 05 Oct 2026 08:06 WIB

Cara Berdoa Nabi Yunus kepada Allah: Tidak Meminta Secara Terang-terangan

Nabi Yunus menunjukkan bahwa dia mengakui dan membutuhkan Allah.

ilustrasi berdoa ditengah kesulitan
Foto: Republika/Daan Yahya
ilustrasi berdoa ditengah kesulitan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Syekh Ibnu Athailah As Sakandari dalam kitab At Tanwir menuliskan, Alquran mengabadikan kisah Nabi Yunus AS dalam berdoa dalam surat Al Anbiya ayat 87:

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ

Baca Juga

wa dzan-nûni idz dzahaba mughâdliban fa dhanna al lan naqdira ‘alaihi fa nâdâ fidh-dhulumâti al lâ ilâha illâ anta sub-ḫânaka innî kuntu minadh-dhâlimîn

(Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis, “Tidak ada tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim.

Lalu Allah memberitahukan tentang diri-Nya dalam ayat selanjutnya, Al Anbiya 88:

 فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ ۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّ ۗ وَكَذٰلِكَ نُـنْجِى الْمُؤْمِنِيْنَ

fastajabnâ lahû wa najjainâhu minal-ghamm, wa kadzâlika nunjil-mu'minîn

Kami lalu mengabulkan (doa)-nya dan Kami menyelamatkannya dari kedukaan. Demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang mukmin.

Dalam ayat ini, Syekh Ibnu Athaillah menjelaskan, bahwa Nabi Yunus AS tidak meminta kepada Allah SWT secara terang-terangan, melainkan ekspresi pujian dan pengakuannya di hadapan Allah yang menunjukkan rasa butuh kepada-Nya. OIeh karena itu, Allah menganggap pujian dan pengakuan itu sebagai bentuk permintaan.

Doa itu diucapkan Nabi Yunus AS tatkala dia ditelan seekor ikan di lautan. Lalu Allah menyelamatkannya.

photo
Infografis / Doa (Ilustrasi) - (Dok Republika)

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi