REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhammad Nasri Dini, Wakil Ketua Majelis Tabligh PDM Sukoharjo
إنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا. أَمَّا بَعْدُ،
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ ﷺ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Mari kita bersyukur kepada Allah SwT atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah salat Jumat hari ini.
Selanjutnya, marilah kita juga bershalawat kepada Rasulullah saw, panutan hidup yang kelak kita nantikan syafaatnya di akhirat.
Tak lupa, khatib mengingatkan agar kita senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sebab, dengan iman dan takwa yang sebenar-benarnya, semoga kita akan menjumpai Allah SwT dalam keadaan yang baik.
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Allah SwT berfirman dalam QS. At-Tur [52] ayat 7:
اِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌۙ
“Sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi.”
Berkaitan dengan ayat tersebut, Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah dalam kitab Ad-Da’ wa Ad-Dawa’ menceritakan riwayat dari Imam Ahmad bahwa Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu menangis ketika mendengar ayat ini. Bahkan, beliau pernah sampai jatuh sakit dan dijenguk oleh para sahabatnya.
Padahal, Nabi saw pernah mengatakan bahwa beliau adalah salah satu sahabat besar yang dijamin surga. Namun, begitu besar rasa takutnya terhadap hisab dan azab Allah SwT. Lantas, bagaimana dengan kita?
Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan:
حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا
“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab.”