Kamis 22 Feb 2024 10:30 WIB

Mukjizat Alquran Menjelaskan Arasy Sebagai Singgasana Allah

Apa Itu Arsy dan ada di mana? Ini penjelasan lengkapnya.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Erdy Nasrul
 Seorang santri membaca Alquran.
Foto: EPA-EFE/DEDI SINUHAJI
Seorang santri membaca Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah ayat dalam Alquran menyebut ihwal 'Arsy. Salah satunya dalam ayat 22 Surat Al Anbiya. Allah SWT berfirman:

لَوْ كَانَ فِيْهِمَآ اٰلِهَةٌ اِلَّا اللّٰهُ لَفَسَدَتَاۚ فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُوْنَ.

Baca Juga

"Seandainya pada keduanya (di langit dan di bumi) ada tuhan-tuhan selain Allah, tentu keduanya telah binasa. Mahasuci Allah yang memiliki ‘Arsy, dari apa yang mereka sifatkan." (QS Al-Anbiya Ayat 22)

Apa yang dimaksud 'Arsy? Terkait apa itu 'Arsy, dijelaskan dalam riwayat Abdullah bin Abbas RA, sebagai berikut:

 

بين السماء الدنيا والتي تليها خمسمائة عام وبين كل سماء خمسمائة عام ، وبين السماء السابعة والكرسي خمسمائة عام ، وبين الكرسي والماء  خمسمائة عام ، والعرش فوق الماء ، والله فوق العرش لا يخفى عليه شيء من أعمالكم .

"Antara langit dunia dan langit berikutnya adalah sejauh 500 tahun perjalanan. Di antara setiap langit dengan langit berikutnya adalah sejauh 500 tahun. Antara langit ketujuh dengan kursi (Allah) adalah sejauh 500 tahun. Antara kursi dengan air (di langit) adalah sejauh 500 tahun. Dan Al 'Arsy ada di atas air itu, dan Allah ada di atas 'Arsy. Tidak ada satu pun amalan yang tersembunyi dari-Nya." (HR. Ibnu Khuzaimah dalam Al Tauhid, Al Baihaqi dalam Al Asma wa Al Shifaat, At Tirmidzi, dan Ahmad)

Ulama Tafsir Imam Ibnu Katsir menjelaskan tentang apa itu 'Arsy saat menafsirkan ayat 116 Surat Al Mu'minun. Allah SWT berfirman:

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

"Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia." (QS. Al Mu'minun ayat 116)

Ibnu Katsir menjelaskan tafsir atas ayat tersebut. Dia berkata:

"وهو رب العرش العظيم أي : هو مالك كل شيء وخالقه ؛ لأنه رب العرش العظيم الذي هو سقف المخلوقات ، وجميع الخلائق من السموات والأرضين وما فيهما وما بينهما تحت العرش مقهورين بقدرة الله تعالى ، وعلمه محيط بكل شيء ، وقدره نافذ في كل شيء ، وهو على كل شيء وكيل" ." تفسير ابن كثير " ( 2 / 405 ) .

"(Kalimat) 'Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia' berarti bahwa Dialah pemilik dan pencipta segala sesuatu, serta Dialah Penguasa Arsy yang Agung. Dia pula yang menjadi naungan atas semua makhluk, baik yang ada di langit maupun bumi. Apa yang ada di dalamnya dan apa yang ada di antara keduanya, berada di bawah 'Arsy, tunduk oleh kekuasaan Allah SWT. Pengetahuan Allah SWT meliputi segala sesuatu. Ketetapan-Nya meliputi segala sesuatu. Dan Dialah yang menjaga segala sesuatu."

Ulama dari generasi tabi'in, Mujahid bin Jabir, meriwayatkan dari Abu Umar, bahwa Allah SWT menciptakan empat hal dengan Tangan-Nya, yaitu Pena, Arsy, Surga Adn, dan Adam AS. Diketahui pula bahwa Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang menulis.

Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Ketika Allah telah menciptakan makhluk, Dia tuliskan dalam kitab-Nya, yang tersimpan di sisi-Nya di atas Arsy, bahwa Kasih-sayang-Ku mendominasi murka-Ku’."

Terkait 'Arsy, Nabi Muhammad SAW juga pernah menyinggung keberadaan 'Arsy. Diriwayatkan dari Abdullah bin 'Amr bin Al Ash, dia mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"كتب الله مقادير الخلائق قبل أن يخلق السماوات والأرض بخمسين ألف سنة" قال: "وعرشه على الماء" مسلم

"Allah SWT telah menulis ketetapan untuk ciptaan-Nya 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi. Dan 'Arsy-Nya berada di atas air." (HR. Muslim)

Pada perjalanan Miraj Nabi Muhammad, beliau saat dibawa ke tempat yang dekat dengan 'Arsy, yakni Sidratul Muntaha. Guru Besar Universitas Al-Azhar Syekh Dr Muhammad Wahdan, menjelaskan, Allah SWT membawa beliau SAW ke tempat yang lebih luas, suci, yakni ke Sidratul Muntaha, kemudian ke 'Arsy.

Dalam hadits lain, yang diriwayatkan dari Imran bin Hushain RA, diceritakan bahwa beberapa orang dari Yaman bertanya kepada Nabi SAW, "Kami bertanya kepada engkau mengenai perkara ini."

Lalu beliau SAW bersabda, "Dialah Allah yang tidak ada sesuatu selain Dia. Sedangkan 'Arsy-Nya di atas air, lalu Dia menciptakan langit dan bumi dan Dia menulis di dalam adz-Dzikir (Kitab) segala sesuatu (yang akan terjadi)."

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement