Senin 12 Feb 2024 16:09 WIB

Sains Ungkap Matahari dan Bulan akan Bertabrakan Dahsyat, Begini Isyarat Ilmiah Alquran

Alquran isyaratkan Bertabrakannya matahari dan bulan saat kiaimat

Rep: Fuji E Permana / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi gerhana matahari (ilustrasi). Alquran isyaratkan Bertabrakannya matahari dan bulan saat kiaimat
Foto: Darin Oswald/Idaho Statesman via AP
Ilustrasi gerhana matahari (ilustrasi). Alquran isyaratkan Bertabrakannya matahari dan bulan saat kiaimat

REPUBLIKA.CO.ID, AKARTA – Matahari adalah bintang yang keberadaannya sangat penting bagi tata surya termasuk planet bumi di dalamnya. 

Ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa tanpa keberadaan matahari dengan jarak dan posisi yang pas dengan bumi, maka sulit bagi makhluk apapun untuk hidup. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

Baca Juga

اِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْۖ “Apabila matahari digulung.” (QS At-Takwir ayat 1)

Matahari digulung dalam ayat tersebut bermakna makin meredup hingga kehilangan cahayanya. 

 

Hilangnya cahaya Matahari bisa diakibatkan oleh debu yang menutupi angkasa, bisa juga akibat benturan benda jatuh antariksa. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُۙ “Serta matahari dan bulan dikumpulkan.” (QS Al-Qiyamah ayat 9)

Matahari dan bulan dikumpulkan, mengindikasikan adanya evolusi matahari yang dipercepat sehingga matahari menjadi bintang raksasa merah yang mungkin mencaplok planet-planet di dekatnya, termasuk bulan dan bumi.

Menurut teori evolusi bintang, matahari akan membesar menjadi bintang raksasa merah menjelang kematiannya. Saat itu matahari bersinar sedemikian terang, membuat laut mendidih dan kering, batuan meleleh, dan kehidupan akan punah. 

Matahari akan terus membesar hingga planet-planet di sekitarnya seperti merkurius, venus, bumi, dan bulan, serta mars, masuk ke dalam bola gas matahari. 

Barangkali kejadian inilah yang diisyaratkan di dalam Alquran pada Surat al-Qiyamah ayat 7 sampai 9. Sebagai bersatunya matahari dan bulan. 

Kita tidak bisa bicara tentang rentang waktu tibanya peristiwa matahari membesar ini sampai kehancuran total alam semesta. 

Walaupun secara teoritis dapat diperkirakan kapan matahari akan menjadi membesar atau menjadi bintang raksasa merah, sekitar 5 miliar tahun lagi, tetapi kepastian tentang saat kehancuran hanya Allah yang tahu.

Sudah menjadi isyarat Alquran bahwa matahari dan kiamat merupakan sesuatu yang penting dalam perjalanan kehidupan manusia di dunia dan akhirat.

Pada akhir abad 20, kemajuan pemahaman manusia tentang fenomena kelahiran dan kematian bintang telah berkembang dengan pesat. 

Jejak perubahan fisik bintang dalam evolusi bintang, dari kelahirannya hingga kematiannya, dapat dipahami melalui teori evolusi bintang. 

Implikasi pengetahuan itu...

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement