Senin 05 Feb 2024 17:35 WIB

Tidak Semua Istri Nabi Selamat dari Siksa Neraka, Siapa Saja?

Menjadi seorang istri Nabi bukan jaminan masuk surga.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Hafil
Ilustrasi laknat dan siksa neraka
Foto: Dok Republika
Ilustrasi laknat dan siksa neraka

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Tidak semua istri seorang nabi selamat dari siksa karena pada akhir hayatnya mereka tidak beriman kepada Allah Swt. Ini menunjukkan bahwa menjadi istri seorang nabi yang shaleh tidak menjamin masuk surga. Seperti kisah istri nabi Nuh dan nabi Luth yang tidak selamat dari siksa neraka sebagaimanan dalam firman Allah Surah at-Tahrim ayat 10:

ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوا امْرَاَتَ نُوْحٍ وَّامْرَاَتَ لُوْطٍۗ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتٰهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللّٰهِ شَيْـًٔا وَّقِيْلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدّٰخِلِيْنَ

Baca Juga

Ḍaraballāhu maṡalal lil-lażīna kafarumra'ata nūḥiw wamra'ata lūṭ(in), kānatā taḥta ‘abdaini min ‘ibādinā ṣāliḥaini fa khānatāhumā falam yugniyā ‘anhumā minallāhi syai'aw wa qīladkhulan-nāra ma‘ad-dākhilīn(a).

Artinya: "Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang kufur, yaitu istri Nuh dan istri Lut. Keduanya berada di bawah (tanggung jawab) dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami, lalu keduanya berkhianat kepada (suami-suami)-nya. Mereka (kedua suami itu) tidak dapat membantunya sedikit pun dari (siksaan) Allah, dan dikatakan (kepada kedua istri itu), “Masuklah kamu berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).”

 

Siapa istri nabi Nuh dan Luth itu? Menurut Imam Ibnu Katsir, istri Nabi Luth yang bernama Waliha dan istri Nabi Nuh, Waligah.

Tafsir tahlili dalam Quran Kemenag menjelaskan tentang istri Nabi Luth dan Nuh dalam Surah at-Tahrim ayat 10. Ayat tersebut Allah menggambarkan bagaimana orang-orang kafir tidak mempan lagi nasihat dari orang mukmin yang jujur karena hati mereka yang keras. Dan istri Nabi Luth dan Nuh di antara yang keras hatinya.

Keduanya ada dalam bimbingan nabi sebagai manusia terpilih yang dipilih Allah. Dengan bimbingannya mereka akan selamat dunia dan akhirat. Namun hatinya yang keras menerima pelajaran dan ajakan agar beriman kepada Allah membuar mereka tidak selamat.

Istri Nabi Nuh justru menuduh suaminya gila. Sedangkan istri Luth menuntut kaum suaminya agar berbuat yang tidak wajar dan tidak sopan terhadap tamu-tamu suaminya yakni malaikat. Karena itu perbuatan dua istri nabi tersebut pantas mendapatkan azab Allah Swt dan dimasukkan ke dalam neraka bersama rombongannya. Itu adalah balasan setimpal atas dosa besar yang diperbuat.

Azab yang diterima oleh istri Nabi Nuh dan Luth tersebut menunjukkan bukan jaminan surga bagi mereka istri saleh. Allah tetap yang menentukan siapa yang akan masuk surga dan neraka.

Ahli tafsir al-Quran, Prof Quraish Shihab dalam bukunya "Menjawab... ? 1001 Soal Keislaman yang Patut Anda Ketahui" mengatakan tak ada riwayat apapun yang menyebutkan barangsiapa yang menikahi seorang ulama atau orang saleh akan dijamin masuk surga. Prof Quraish bahkan mengungkapkan sabda Nabi Muhammad Saw, "Tidak seorangpun di antaramu yang masuk surga karena amalnya." Para sahabat Nabi bertanya, "Sekalipun engkau, Ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Sekalipun aku, kecuali bila Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku."

"Jelaslah bahwa tidak ada seorangpun yang terjamin masuk surga, karena surga dan neraka adalah hak mutlak Allah." Kata Prof Quraish.

Nabi Nuh melakukan dakwah selama 500 tahun. Namun selama rentan waktu tersebut, Dia hanya mendapatkan puluhan pengikut saja. Sungguh ujian yang sangat besar. Kisah terkenal tentang Nuh adalah ketika membuat perahu di atas bukit karena akan terjadi banjing bandang.

Dia mengajak kaumnya agar ikut. Namun hanya sedikit yang ikut. Termasuk anaknya Kan'an yang tidak selamat karena durhaka.

Sementara kisah Nabi Luth terkenal dengan cerita kaum sodom. Perbuatan mereka sangat jauh dari perintah Allah. Di sana banyak dijumpai seks sesama jenis. Nabi Luth pun diperintah Allah untuk mengajak ke jalan kebenaran dan meninggalkan larangan-Nya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement