Ahad 26 Nov 2023 13:47 WIB

Motivasi Orang Bertakwa Termasuk Takut Siksaan Allah SWT dan 5 Ayat Alquran Terkait

Takwa merupakan kunci kebahagian seorang Muslim

Rep: Imas Damayanti, Fuji E Permana / Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi takwa. Takwa merupakan kunci kebahagian seorang Muslim
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Ilustrasi takwa. Takwa merupakan kunci kebahagian seorang Muslim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Allah SWT tidak memandang manusia dari status harta maupun jabatan, melainkan melalui ketakwaannya. 

Lantas bolehkah belajar menjadi orang yang bertakwa lantaran terdorong rasa takut adanya adzab Allah SWT? Allah SWT berfirman dalam Alquran Surat Al Baqarah ayat 214: 

Baca Juga

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُووا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ  نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

Yang artinya, “Ataukah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cobaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.”

 

Pakar Ilmu Tafsir Prof Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbah menjelaskan, ketakwaan yang diperintahkan oleh ayat tersebut disebabkan karena adanya zalzalah, yakni kedahsyatan goncangan hari kiamat. Di mana semua orang akan merasa takut dan khawatir, tak terkecuali bagi orang yang bertakwa. 

Kekhawatiran itu berlanjut tanpa henti disertai oleh rasa takut sebagai dorongan. Ayat ini, kata Prof Quraish, di samping menggarisbawahi rasa takut sebagai dorongan bertakwa, juga mengisyaratkan kewajaran Allah SWT untuk dipatuhi berdasar anugerah pemeliharaan-Nya.

Dengan demikian, motivasi ketakwaan dapat muncul dari rasa takut atau mengharapkan anugerah-Nya bahkan oleh dorongan syukur, terima kasih, dan cinta kepada-Nya.

Sementara itu, Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali yang dikenal sebagai Imam Al-Ghazali dalam Kitab Minhajul Abidin menjelaskan manfaat takwa menurut ayat-ayat Alquran. Menurutnya, takwa adalah harta karun yang sangat berharga.

Seseorang akan memperoleh keuntungan yang sangat besar jika berhasil mendapatkan harta takwa yang mengandung banyak ilmu pengetahuan, harta spiritual, sukses yang cemerlang, dan pahala berupa surga.

Di dalam takwa itu Allah SWT telah menggabungkan seluruh keuntungan dan kebaikan dunia, agama dan akhirat. Jika kamu perhatikan ayat-ayat Alquran kamu akan melihat bahwa Allah Ta'ala telah menjanjikan banyak kebaikan pahala dan balasan yang baik terhadap orang-orang yang bertakwa. 

Dengan takwa itu kamu akan menemukan banyak kebahagiaan dan kesejahteraan.Berikut ini adalah ayat-ayat Alquran yang menjelaskan manfaat takwa.

Baca juga juga: Syekh Isa, Relawan Daarul Quran di Gaza Syahid Sekeluarga dan Kisah Putri Dambaannya

Pertama, pujian dan sanjungan kepada orang-orang yang bertakwa

 لَتُبْلَوُنَّ فِىٓ أَمْوَٰلِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ مِن قَبْلِكُمْ وَمِنَ ٱلَّذِينَ أَشْرَكُوٓا۟ أَذًى كَثِيرًا ۚ وَإِن تَصْبِرُوا۟ وَتَتَّقُوا۟ فَإِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan." (QS Ali Imran ayat 186)

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement