Jumat 24 Nov 2023 08:52 WIB

Mengapa Rasulullah SAW Menganjurkan Mandi Sebelum Sholat Jumat

Mandi sebelum sholat Jumat adalah sunnah yang utama

Rep: Umar Mukhtar / Red: Nashih Nashrullah
Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta (ilustras). Mandi sebelum sholat Jumat adalah sunnah yang utama
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta (ilustras). Mandi sebelum sholat Jumat adalah sunnah yang utama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Salah satu hal yang penting untuk dilaksanakan di hari Jumat bagi setiap Muslim, adalah mandi.

Ini adalah sunnah yang dipesankan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana riwayat hadits. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas RA, Nabi SAW bersabda: 

Baca Juga

إنَّ هذا يومُ عيدٍ ، جعلَهُ اللَّهُ للمسلمينَ ، فمن جاءَ إلى الجمعةِ فليغتسل ، وإن كانَ طيبٌ فليمسَّ منْهُ ، وعليْكم بالسِّواك.

"Sesungguhnya hari ini adalah hari Id (hari raya) yang Allah jadikan untuk umat Muslim. Maka ketika datang hari Jumat, mandilah. Kalau punya wewangian, maka gunakanlah, dan dianjurkan bagi kalian untuk bersiwak." (HR Ibnu Majah, diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas RA)

 

Hadits tersebut mengandung pesan bahwa hari Jumat adalah hari raya di mana umat Islam berkumpul untuk melaksanakan ibadah sholat dan mendengarkan khutbah dari seorang khatib.

Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kepada umatnya tentang bagaimana cara memuliakan ataupun menghormati hari Jumat. Nabi SAW berpesan untuk tampil dengan penampilan terbaik pada Jumat. 

Makna "Id" dalam hadits tersebut merujuk pada hari yang penuh kebahagiaan dan gembira bagi umat Islam. Karena, di hari itulah, umat Muslim berkumpul setiap pekan. Kebaikan yang tersimpan di hari Jumat melebihi hari-hari lainnya. 

Sabda Rasulullah SAW bahwa "Ketika datang hari Jumat, maka mandilah", merupakan anjuran sunnah untuk membersihkan diri pada hari Jumat. Secara bahasa Arab, kata 'Falyaghtasil' adalah fi'il amr atau kata perintah. 

Perintah mandi dalam hadits riwayat Abdullah bin Abbas itu juga selaras dengan hadits riwayat Samurah bin Jundub RA, yang di dalamnya Nabi SAW bersabda: 

 "مَن توضَّأَ يومَ الجُمُعةِ فبها ونِعْمَتْ، ومَن اغتَسل فهو أفضلُ"

"Siapa yang berwudhu pada hari Jumat, maka mendapatkan keberkahan. Sedangkan siapa yang mandi (di hari Jumat), maka itu lebih afdhal." 

Baca juga: Syekh Isa, Relawan Daarul Quran di Gaza Syahid Sekeluarga dan Kisah Putri Dambaannya

Mengapa demikian? Karena mandi adalah perbuatan totalitas dalam membersihkan diri dan menghilangkan bau tak sedap saat menghadiri pertemuan.

Seorang Muslim juga dianjurkan untuk menggunakan parfum atau wewangian jika punya. Nabi SAW dalam hadits tersebut juga menyinggung soal penggunaan siwak, yang artinya mengandung pesan untuk menyegarkan mulut pada Jumat.

Siwak adalah batang pohon arak, dan di antara manfaatnya adalah membersihkan mulut dan gigi, menghilangkan bau tak sedap, dan manfaat lainnya. 

Amalan-amalan sebagaimana terkandung dalam hadits ini merupakan beberapa tuntunan atau sunnah Nabi Muhammad SAW dan juga adab yang perlu diperhatikan oleh seorang Muslim dalam melaksanakan sholat Jumat.

Sumber: dorar 

photo
Infografis Tiga Alasan Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad - (Dok Republika)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement