Kamis 28 Sep 2023 16:14 WIB

Tuduhan Gila Teori Alien Luar Angkasa, Misi Viking 1976, dan Isyarat Alquran

Alquran mengisyaratkan adanya kehidupan di luar planet bumi

Rep: Umar Mukhtar / Red: Nashih Nashrullah
Foto planet Mars yang diambil dari Mars Reconnaissance Orbiter NASA. Alquran mengisyaratkan adanya kehidupan di luar planet bumi
Foto: CNN
Foto planet Mars yang diambil dari Mars Reconnaissance Orbiter NASA. Alquran mengisyaratkan adanya kehidupan di luar planet bumi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –  Di benak setiap manusia mungkin terlintas tentang apakah ada alien di alam semesta ini. Sebab nyatanya, memang manusia menghuni planet kecil yang berputar mengelilingi matahari.

Tata surya hanyalah sebagian kecil dari Galaksi Bima Sakti yang berisi 200 miliar bintang dan 11 miliar planet mirip Bumi yang belum dapat ditemukan. Selain itu, Galaksi Bima Sakti hanyalah sebagian kecil dari alam semesta ini yang berisi milyaran galaksi lain.

Baca Juga

Mengingat luasnya alam semesta yang melampaui batas imajinasi kita, wajar jika bertanya-tanya tentang keberadaan kehidupan di luar planet biru kecil bumi ini. Lantas dalam konteks tersebut, siapa orang pertama di dunia yang menyatakan ada alien di luar angkasa? 

 

Dalam literatur yang dapat ditemukan hingga saat ini, Giordano Bruno mungkin adalah salah satu orang pertama yang mengemukakan gagasan tentang alien pada abad ke-16 Masehi. Dia dikenal sebagai filsuf astronomi asal Italia. 

 

Bruno hidup ketika ajaran Katolik kental di Italia. Saat itulah dia mengajukan gagasan bahwa bintang-bintang di langit malam hanyalah matahari lain yang mengelilingi planet-planet. 

 

Beberapa di antaranya mungkin mirip dengan planet Bumi. Ia mengatakan bahwa alam semesta tidak terbatas dan tidak memiliki pusat tertentu. Planet lain mungkin berisi makhluk rasional seperti manusia. 

 

Ide-ide ini benar-benar revolusioner pada masa Bruno dan bertentangan dengan ajaran Katolik, sesuai dengan apa yang lazim pada saat itu. Hingga pada akhirnya, Bruno harus dibakar hidup-hidup sampai mati, setelah dituding sesat oleh Inkuisisi Romawi pada 1600. 

 

Saat itu, Bruno dibakar hidup-hidup. Namun sekarang, manusia sampai pada titik yang mempercayai bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta dan bumi hanyalah sebuah planet kecil yang mengorbit matahari berukuran sedang 

 

Bahkan di akhir abad ke-20, manusia berpikir serius tentang apa yang dikemukakan oleh Bruno. Dan banyak peneliti luar angkasa yang menyatakan kemungkinan adanya kehidupan di luar bumi. 

Baca juga: Temuan Peneliti Amerika Serikat dan NASA Ini Buktikan Kebenaran Alquran tentang Kaum Ad

 

Indikasi keberadaan makhluk asing yang hidup di planet lain semakin meningkat. Namun para ilmuwan belum menemukan bukti yang meyakinkan mengenai keberadaan makhluk asing yang hidup di planet lain. 

 

Dalam informasi atau dugaan terbaru terkait kehidupan di luar Bumi, seorang ilmuwan luar angkasa asal Jerman, Dirk Schulz-Makuch mengklaim bahwa badan antariksa AS, NASA, menemukan kehidupan alien di planet Mars dan kemudian secara tidak sengaja membunuhnya. 

 

Schulz-Makuch adalah peneliti dari Universitas Teknik Berlin. Dia mengatakan manusia mungkin sebenarnya telah menemukan kehidupan asing di Planet Mars 50 tahun lalu. "Tapi kami tidak sengaja menenggelamkannya," kata dia.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement