Kamis 13 Oct 2022 03:15 WIB

Penjelasan Surat Al Fatir Ayat 36-37: Permohonan Orang Kafir Ketika di Neraka 

Siksaan terhadap orang-orang kafir di neraka tidak akan diringankan.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi siksa neraka. Penjelasan Surat Al Fatir Ayat 36-37: Permohonan Orang Kafir Ketika di Neraka 
Foto: Dok Republika
Ilustrasi siksa neraka. Penjelasan Surat Al Fatir Ayat 36-37: Permohonan Orang Kafir Ketika di Neraka 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelak orang-orang kafir akan berteriak sekencang-kencangnya karena pedihnya siksa neraka. Mereka berteriak dan memohon kepada Allah agar dikeluarkan dari neraka. 

Allah SWT berfirman dalam surat Al Fatir: 

Baca Juga

وَالَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ نَارُ جَهَنَّمَ لَا يُقْضَىٰ عَلَيْهِمْ فَيَمُوتُوا وَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمْ مِنْ عَذَابِهَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي كُلَّ كَفُورٍ

Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir. (Alquran surat Al Fatir ayat 36). 

 

وَهُمْ يَصْطَرِخُونَ فِيهَا رَبَّنَا أَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِي كُنَّا نَعْمَلُ ۚ أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ ۖ فَذُوقُوا فَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ نَصِيرٍ

Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun (Alquran surat Al Fatir ayat 36). 

Pengasuh Pondok Pesantren Bayt Alquran-Pusat Studi Alquran Ustadz Syahrullah Iskandar mengatakan berdasarkan keterangan Syekh Yasin Muhammad Yahya dalam kitab Min Wahyil Quran bahwa ayat ke-36 mendeskripsikan situasi yang dialami oleh orang kafir di neraka. Mereka mendapatkan siksa terus menerus.

Siksaan terhadap orang-orang kafir tidak akan diringankan. Siksaan itu begitu keras menyiksa dan terus-menerus. Itu menjadi balasan bagi kekufuran mereka. 

"Mereka mati bukan berarti sudah istirahat disitu, setelah mereka mati berpidah ke alam berikutnya, siksa kubur sudah menanti, di akhirat demikian pula (siksa neraka menanti)," kata Ustadz Syahrullah saat mengisi kajian kitab Min Wahyil Quran yang juga disiarkan melalui kanal resmi YouTube Bayt Alquran-Pusat Studi Alquran beberapa hari lalu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement