Naskah Khutbah Jumat: Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Red: Ani Nursalikah

 Jumat 22 Jul 2022 02:00 WIB

Warga membersihkan sampah di depan mural larangan buang sampah sembarangan di Serua, Depok, Jawa Barat, Jumat (4/3/2022). Mural dengan tema larangan buang sampah sembarangan tersebut diinisiasi oleh Komunitas Mural Art Serua sebagai media memberikan peringatan dan himbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan itu. Naskah Khutbah Jumat: Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan Foto: Antara/Asprilla Dwi Adha Warga membersihkan sampah di depan mural larangan buang sampah sembarangan di Serua, Depok, Jawa Barat, Jumat (4/3/2022). Mural dengan tema larangan buang sampah sembarangan tersebut diinisiasi oleh Komunitas Mural Art Serua sebagai media memberikan peringatan dan himbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan itu. Naskah Khutbah Jumat: Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Menjaga kebersihan adalah bagian dari gaya hidup sehat Nabi Muhammad SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Helmi GunawanKader PCPM Cepu

اَلْـحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ نَبِيِّنَا مُحَمَّد وَعَلَى اَلِهَ وَ اَصْحَبِهَ وَمَنْ وَّالَاهُ اَمَّا بّعْدُ فَيَاعِبَدَاللهِ أُوْصِيْكُمْ وَأِيَّايَ بِتَقْوَى االلهِ حَقَّ تُقَاتِهِ فَقَدْ فَازَالْمُتَّقُوْنَ

Baca Juga

Tiada kata yang pantas yang terucap dan laku kehidupan dari seorang hamba yang lemah melainkan syukur kepada Allah SWT Dzat yang maha Kuasa. Allah adalah sumber segala pujian yang ada, hingga di pagi siang ini kita terhimpun untuk bersama menginsyafi segala kenistaan. Allah-lah yang menggerakan hati, maka tanpa izin-Nya tiadalah kuasa bagi manusia melangkahkan kaki demi menggapai ridha ilahi  ini.

Nabi Muhammad adalah cahaya kehidupan, kepadanya kita panjatkan shalawat dan salam. Juga tidak lupa kepada para sabatnya yang mengikrarkan kesetiaan dalam perjuangan menegakkan ajaran Islam. Kepada Nabi Muhammad kita memohon syafaat, pada hari ketika lisan tak mampu berucap hebat, hanya tangan dan kaki yang bersaksi atas apa yang kita perbuat. Dari syafaat kita gantungkan harap untuk selamat di akhirat. Aaammin

Hadirin yang dimuliakan Allah SwT

Ada beberapa keutamaan menjaga hubungan baik antara manusia dengan lingkungan terutama dalam hal kebersihan diri dan lingkungan: Pertama, Menaati Perintah Allah.

Muslim yang mengamalkan kebersihan baik kebersihan diri dan lingkungan dalam kehidupannya harus diniatkan semata-mata karena mengikuti aturan Allah Ta’ala. Sebab Allah tidak menyukai sesuatu yang kotor ataupun najis. Seperti firman Allah SWT:

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Maidah [5]: 6)

اَلْاِسْلَامُ نَطِـيْفٌ فَتَـنَطَفُوْا فَاِنَـهُ لايَدْخُلُ الْجَنَـةَ اِلانَطِيْفٌ

“Islam itu adalah bersih, maka jadilah kalian orang yang bersih. Sesungguhnya tidak masuk surga kecuali orang-orang yang bersih” (H.R. Baihaqi)

 

sumber : Suara Muhammadiyah
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id