Senin 02 Mar 2026 23:50 WIB

Saat Orang Munafik Ngaku-ngaku Wujudkan Perdamaian, Justru Alquran Membantahnya

Alquran jelaskan karakter orang munafik.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Nashih Nashrullah
ILUSTRASI Sifat munafik
Foto: pxhere
ILUSTRASI Sifat munafik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Alquran sudah memberitahukan bahwa kaum munafik akan bersikeras mengklaim bahwa apa yang mereka lakukan adalah untuk perbaikan termasuk perdamaian.

Tapi faktanya apa yang mereka lakukan adalah perbuatan yang menimbulkan kerusakan. Mereka tidak menyadari perbuatan mereka menimbulkan kerusakan karena setan membuat mereka selalu merasa benar.

Baca Juga

Dalam Alquran, ayat 11-12 dari Surat Baqarah dijelaskan tentang sikap dan cara orang munafik berdusta. Orang munafik mengklaim apa yang telah mereka lakukan untuk perbaikan, tapi sesungguhnya mereka telah berbuat kerusakan.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ

Wa iżā qīla lahum lā tufsidū fil-arḍ(i), qālū innamā naḥnu muṣliḥūn(a).

Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.” (QS Al-Baqarah Ayat 11)

Bila mereka (orang munafik) dinasihati agar meninggalkan perbuatan yang menimbulkan kerusakan di bumi, mereka selalu membuat dalih dan alasan dengan mengatakan bahwa mereka sebenarnya berusaha mengadakan perbaikan.

Mereka bahkan menganggap apa yang mereka kerjakan sebagai usaha untuk kebaikan orang-orang Islam dan untuk menciptakan perdamaian antara kaum Muslimin dengan golongan lainnya.

photo
Infografis ayat Alquran tentang Kejujuran - (Dok Republika)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement