Rahasia di Balik 10 Ayat Pertama Surat Al Kahfi yang Dibaca pada Jumat

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

 Jumat 20 May 2022 13:25 WIB

ilustrasi Alquran. Surat Al Kahfi mengandung keutamaan serta kisah-kisah penuh hikmah dan makna Foto: republika ilustrasi Alquran. Surat Al Kahfi mengandung keutamaan serta kisah-kisah penuh hikmah dan makna

Surat Al Kahfi mengandung keutamaan serta kisah-kisah penuh hikmah dan makna

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setiap surat dalam Alquran memiliki keutamaan yang besar, termasuk surat Al Kahfi yang menyimpan rahasia tersendiri.

Rasulullah SAW pun menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa membaca surat Al Kahfi.

Baca Juga

Dalam riwayat yang dinukilkan dari Abu Darda RA, Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut ini:

من قرأ العشر الأواخر من سورة الكهف عُصم من فتنة الدجال

"Siapa yang membaca 10 ayat pertama Surah Al-Kahfi maka akan terlindungi dari fitnah Dajjal." (HR Ibnu Hibban) 

Surat Al Kahfi menyebutkan berbagai kisah. Di antaranya kisah orang-orang yang berada di dalam Gua atau yang dikenal dengan kisah Ashabul Kahfi, kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir, kisah pria pemilik dua kebun, dan kisah Dzulkarnain. 

Salah satu keutamaan Surat Al Kahfi adalah karena surat tersebut menyimpan kisah yang menggabungkan empat fitnah atau cobaan di dunia. 

Pertama, kisah tentang fitnah ilmu antara Nabi Musa dan Nabi Khidir alaihimassalam. Kedua, kisah fitnah harta yang dialami seorang pria pemilik dua kebun yang subur. 

Ketiga, kisah tentang fitnah kekuasaan yang terjadi pada Dzulkarnain. Keempat, kisah fitnah agama yang menimpa beberapa pemuda yang kemudian mereka harus berlindung di dalam gua. 

Seorang Muslim yang rajin membaca surat Al-Kahfi, maka surat itu akan menjadi penerang bagi dirinya. Bahkan surat tersebut juga akan menjadi cahaya penerang di Hari Kiamat kelak. Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Sahal bin Muadz dari ayahnya, radhiyallahu anhu: 

عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَسُولِ اللهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَرَأَ أَوَّلَ سُورَةِ الْكَهْفِ وَآخِرَهَا، كَانَتْ لَهُ نُورًا مِنْ قَدَمِهِ إِلَى رَأْسِهِ، وَمَنْ قَرَأَهَا كُلَّهَا، كَانَتْ لَهُ نُورًا مَا بَيْنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ

"Siapa yang membaca awal dan akhir surat Al Kahfi, maka itu akan menjadi cahaya baginya dari kepala hingga kakinya. Dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi." (HR Ahmad)

Sementara itu, dalam hadits riwayat Imam Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut ini: 

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ كَمَا أُنْزِلَتْ، كَانَتْ لَهُ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ 

"Siapa yang membaca surat Al Kahfi sebagaimana ia diturunkan, maka surat tersebut akan menjadi cahaya baginya kelak di Hari Kiamat."

 

Sumber: elbalad

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini