Jumat 02 Oct 2026 05:52 WIB

Naskah Khutbah Jumat: Islam Sebagai Jalan Hidup

Manusia tinggal memainkan perannya sebagai hamba.

Naskah Khutbah Jumat: Islam Sebagai Jalan Hidup
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Naskah Khutbah Jumat: Islam Sebagai Jalan Hidup

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Imam Nur Suharno, Pembina Korps Mubaligh Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat

الحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ عَلَى قُلُوْبِ اْلمُسْلِمِيْنَ المُؤْمِنِيْنَ وَجَعَلَ الضِّياَقَ عَلَى قُلُوْبِ الْمُنَافِقِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ اْلحَقُّ اْلمُبِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الصَّادِقُ الْوَعْدِ الأَمِيْنِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلمِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ المَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ لَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ. أَمَّا بَعْدُ. أَيُّهاَ اْلحَاضِرُوْنَ اْلمُسْلِمُوْنَ حَفِظَكُمُ اللهُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ. قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

Baca Juga

Jamaah Jumat Rahimakumullah,

Pada kesempatan yang penuh berkah ini, khatib berwasiat pada diri khatib dan seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Shalawat beserta salam, mari kita haturkan bersama kepada Nabi Muhammad SAW, juga kepada para keluarganya, sahabatnya, dan semoga melimpah kepada kita semua selaku umatnya. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Jamaah Jumat Rahimakumullah,

Allah SWT dengan kasih sayang-Nya telah menciptakan manusia setelah lebih dahulu menciptakan semua bahan dasar kebutuhannya dengan sempurna (QS al-Baqarah [2]: 22).

Bumi, langit, air, tumbuhan yang menghasilkan buah-buahan adalah kebutuhan dasar manusia, ketika manusia lahir semua itu sudah ada. Allah juga melengkapi manusia dengan media komunikasi yang melekat pada dirinya, agar dapat berkomunikasi dengan-Nya melalui komunikasi dengan alam sekitarnya (QS an-Nahl [16]: 78).

 

Berita Lainnya

Rekomendasi