Senin 18 May 2026 15:04 WIB

Daging dan Darah Hewan Kurban tak akan Sampai kepada Allah SWT, Apa Maksudnya?

Tujuan berkurban yakni untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: A.Syalaby Ichsan
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pemeriksaan kelayakan hewan kurban di tempat penjualan hewan kurban komplek Pussenkav, Jalan Salak, Kota Bandung, Selasa (3/5/2025). Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemkot Bandung melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban di berbagai tempat penjualan hewan. Hingga saat ini, sebanyak 70 persen dari total hewan kurban yang ada di Kota Bandung dinyatakan layak untuk disembelih.
Foto: Edi Yusuf
Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pemeriksaan kelayakan hewan kurban di tempat penjualan hewan kurban komplek Pussenkav, Jalan Salak, Kota Bandung, Selasa (3/5/2025). Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemkot Bandung melakukan pengecekan kelayakan hewan kurban di berbagai tempat penjualan hewan. Hingga saat ini, sebanyak 70 persen dari total hewan kurban yang ada di Kota Bandung dinyatakan layak untuk disembelih.

REPUBLIKA.CO.ID, Ibadah kurban pada hari raya Idul Adha sejatinya bukan sekadar ritual menyembelih hewan dan membagikan dagingnya. Alquran menegaskan bahwa yang sampai ke hadirat Allah SWT bukanlah fisik dari hewan kurban tersebut, melainkan ketulusan niat dan ketakwaan sang hamba. Hal ini diuraikan secara mendalam dalam Surah Al-Hajj Ayat 37 beserta tafsirnya.

Alquran menerangkan bahwa saat seorang hamba berkurban, darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah SWT. Karena yang sampai kepada Allah SWT adalah ketakwaan seorang hamba yang berkurban. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Hajj Ayat 37 dan tafsirnya.

Baca Juga

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ  كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ

Lay yanālallāha luḥūmuhā wa lā dimā'uhā wa lākiy yanāluhut-taqwā minkum, każālika sakhkharahā lakum litukabbirullāha ‘alā mā hadākum, wa basysyiril-muḥsinīn(a).

Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin. (QS Al-Hajj Ayat 37).

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan bahwa Allah menegaskan lagi tujuan berkurban, yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mencari keridhaan-Nya.

photo
Peternak memandikan sapi kurban bantuan dari Presiden Prabowo Subianto di Kelurahan Tubo, Ternate, Maluku Utara, Ahad (17/5/2026). Sapi jenis Limousin Cross bernama Kamandanu dengan bobot sekitar 850 kilogram seharga Rp87 juta tersebut akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 H di Masjid Raya Al-Munawwar dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat Kota Ternate.  - (ANTARAFOTO/Andri Saputra)

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement