REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam Shahih Ibnu Hibban, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW mengajarkan sebuah doa yang dapat diamalkan oleh umatnya ketika menghadapi kesulitan. Doa tersebut menegaskan, hanya Allah yang mampu menghadirkan kemudahan bagi setiap hamba-Nya.
Hal ini selaras dengan firman Allah dalam Alquran surah al-Insyirah yang menegaskan bahwa setiap kesulitan selalu disertai kemudahan. Karena itu, orang beriman seyogianya tidak berputus asa.
Berikut ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat menghadapi kesulitan, sebagaimana dikutip dari buku Kumpulan Doa Berdasarkan Alquran dan Sunnah karya Sa'id Ali bin Wahf al-Qahthoni.
اَللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً
(Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlan; wa anta taj'alul hazna idza syi'ta sahlaa.)
Artinya, "Ya Allah tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau mudahkan. Sedang yang susah bisa Engkau jadikan mudah, apabila Engkau menghendakinya."
Doa ini berasal dari sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Hibban, sebagaimana termaktub dalam kitab Shahih-nya. Ketika seorang Muslim sedang mengalami kesulitan atau tertimpa musibah, doa ini bisa dibaca.
Para ulama mengajarkan agar seorang Muslim jangan ragu dan jangan khawatir. Yakinlah bahwa Allah SWT senantiasa membimbing hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.