REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Surah Al-Fatihah memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Alquran dan ibadah kaum Muslimin. Sejumlah hadis shahih yang diriwayatkan oleh para ulama besar seperti Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi menegaskan bahwa Al-Fatihah adalah surat paling agung yang tidak tertandingi oleh ayat mana pun, bahkan dalam Taurat dan Injil. Rasulullah SAW sendiri menyebut Surat Al-Fatihah sebagai Sab’ul Matsani dan Al-Qur’anul ‘Azim.
Dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW menyebut Surat Al-Fatihah sebagai surat paling agung yang tidak tertandingi oleh ayat manapun dalam Taurat, Injil, maupun kitab suci lainnya.
Ibnu Katsir dalam Kitab Tafsirnya menerangkan bahwa Imam Ahmad ibnu Muhammad ibnu Hambal di dalam kitab Musnadnya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa'id, dari Syu'bah yang mengatakan bahwa telah menceritakan kepadaku Khubaib ibnu Abdur Rahman, dari Hafz ibnu Asim, dari Abu Sa'id ibnul Ma'la yang menceritakan:
"Aku sedang sholat, kemudian Rasulullah SAW memanggilku, tetapi aku tidak menjawabnya hingga aku selesai dari shalatku, lalu aku datang kepada Rasulullah dan beliau bertanya: Mengapa engkau tidak segera datang kepadaku."
Abu Sa'id ibnul Ma'la berkata, "Aku menjawab: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku sedang sholat."