Rabu 27 Mar 2024 23:47 WIB

Tafsir Ayat tentang Terjadinya Peristiwa Nuzulul Quran

Nuzulul Quran merupakan peristiwa pertama kali turunnya Alquran.

Rep: Mgrol150/ Red: Muhammad Hafil
Nuzulul Quran (ilustrasi).
Foto: Dok Republika
Nuzulul Quran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nuzulul Quran merupakan peristiwa pertama kali turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad. Al Alaq ayat 1 – 5 menjadi ayat yang pertama kali diturunkan oleh Allah SWT. Terdapat ayat yang menjelaskan proses peristiwa Nuzulul Quran. Nuzulul Quran menjadi momen penting bagi umat muslim karena memiliki banyak keutamaan. Malam Nuzulul Qur'an juga bertepatan dengan malam Lailatul Qadar.

Secara bahasa, Nuzul Qur'an berasal dari kata nazzala-yunazzilu-tanzilan yang artinya turun secara berangsur-angsur dan kata anzala-yunzilu-inzalan yang bermakna denotatif "menurunkan." Peristiwa diturunkannya Alquran yang menjadi mukjizat Nabi Muhammad SAW dijelaskan pada surat Al Isra ayat 106, Allah SWT berfirman,

Baca Juga

وَقُرْاٰنًا فَرَقْنٰهُ لِتَقْرَاَهٗ عَلَى النَّاسِ عَلٰى مُكْثٍ وَّنَزَّلْنٰهُ تَنْزِيْلًا

Arab Latin: Wa qur'ānan faraqnāhu litaqra'ahū ‘alan-nāsi ‘alā mukṡiw wa nazzalnāhu tanzīlā(n).

Artinya : “Alquran Kami turunkan berangsur-angsur agar engkau (Nabi Muhammad) membacakannya kepada manusia secara perlahan-lahan dan Kami benar-benar menurunkannya secara bertahap.”

Menurut tafsir tahlili Kemenag, dalam ayat tersebut Allah SWT menerangkan bahwa Alquran diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur sebagian demi sebagian, agar ia dapat membacakannya kepada umatnya, serta memberi pemahaman secara perlahan-lahan. 

Ayat Alquran pertama kali diwahyukan di bulan Ramadhan, pada malam Lailatul Qadar, kemudian seterusnya diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW berangsur-angsur sesuai dengan kebutuhan dan peristiwa yang terjadi dalam tempo kurang dari dua puluh tiga tahun. Dengan penurunan secara berangsur-angsur tersebut, umat Islam memperoleh keutamaan dan manfaat yang besar.

Pada umumnya ayat-ayat yang diturunkan berkisar antara 5 – 10 ayat sesuai dengan kebutuhan. Seperti yang tertulis pada Hadits Riwayat Baihaqi yang berbunyi,

عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ: تَعَلَّمُوْا الْقُرْآنَ خَمْسَ آ يَاتٍ خَمْسَ آ يَاتٍ فَإِنَّ جِبْرِيْلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ يَنْزِلُ بِهِ خَمْسًا خَمْسًا. (رواه البيهقي) 

Diriwayatkan dari Umar bin Khattab: dia berkata, “Pelajarilah Al-Qur’an lima ayat lima ayat. Karena sesungguhnya Jibril menurunkannya lima ayat lima ayat.” 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement