Senin 29 Jan 2024 05:11 WIB

Lakukan Amalan Ini Saat Hidup Kalau Ingin Alam Kubur Kita Terang

Kehidupan setelah kematian adalah alam kubur.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil
 Kehidupan setelah kematian adalah alam kubur. Foto:  Ilustrasi kuburan
Foto: Wikipedia
Kehidupan setelah kematian adalah alam kubur. Foto: Ilustrasi kuburan

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK– Saat ruh manusia dicabut dari jasadnya maka alam selanjutnya yang ia jalani adalah alam kubur. Kehidupan kelak di alam kubur akan bergantung dengan amal perbuatan yang dilakukan manusia semasa hidup di muka bumi.

Sutomo Abu Nashr dalam buku Mazhabmu Rasulullah menjelaskan, para ulama menjelaskan pentingnya umat Islam untuk senantiasa mengingat bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Awal dari malam-malam pertama di alam kubur sangat dipengaruhi dari apa yang dilakukan manusia semasa hidup di bumi.

Baca Juga

Ketika seorang hamba memiliki amalan yang baik semasa hidup, maka sesungguhnya ia telah memiliki rumah yang dijaga oleh malaikat Ridwan, bertetanggakan dengan orang-orang sholeh, memiliki istana dari emas, wewangian menjadi tanahnya, dan za’faran adalah bunga yang tumbuh di dalamnya.

Namun, kalau bukan awal dari malam-malam surga, maka awal dari malam-malam neraka akan mereka terima. Terdapat azab di alam kubur, hal ini sebagaimana yang termaktub di dalam Alquran Surat Al Mukmin ayat 45-46:

 

وَحَاقَ بِآلِ فِرْعَوْنَ سُوْءُ الًعَذَابِ اَلنَّارُ يُعْرَضُوْنَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوْا آلَ فِرْعَوُنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

"Wa haaqi bi-ali firauna su-ul adzabinnaru yu'radhuna alaiha ghuduwwan wa asyiyyan wa yauma taqumussaa'atu adkhiluu alaa firauna asyaddal adzabi."

Yang artinya, “Dan Firaun beserta pengikutnya dikepung oleh azab yang sangat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat (dikatakan kepada mereka): “Masukkan Firaun dan kaumnya ke dalam adzab yang sangat keras.”

Ayat ini menurut para ulama sekaligus menjadi dalil adanya siksa kubur yang nyata bagi manusia. Maka ketika seorang Muslim mengingkan kehidupan alam kubur yang dipenuhi cahaya terang, sebaiknya ia menjalankan tuntunan agama dan pesan para ulama.

Ucapkanlah sholawat kepada Nabi, memohon ampunan kepada Allah SWt, dan mintalah petunjuk untuk senantiasa mendapatkan jalan yang benar. Umat Islam juga ditekankan untuk senantiasa meneguhkan hati dengan perkataan yang teguh, tidak membutakan penglihatan dan mata hati dengan kezaliman, tidak menjadi kaum yang menyimpang dari manhaj Allah.

Jangan sampai juga umat Nabi Muhammad memperjual-belikan maksiat, lalai dari ayat-ayat Allah, sehingga hatinya menjadi buta, tuli, sesat dan jauh dari petunjuk Allah. Hatinya menghitam dan sulit menemui cahaya hidayah.

Ketika seluruh amal perbuatan tersebut dilakukan, maka niscaya Allah SWT memberikan cahaya yang terang-benderang di alam kubur bagi hamba-Nya.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement