Ahad 10 Dec 2023 12:20 WIB

Rentetan Pembunuhan 2023 dan Peringatan Rasulullah tentang Kiamat 

Rasulullah mengingatkan tentang maraknya pembunuhan dan datangnya kiamat.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil
 Rasulullah mengingatkan tentang maraknya pembunuhan dan datangnya kiamat. Foto:  Hari Kiamat (Ilustrasi)
Rasulullah mengingatkan tentang maraknya pembunuhan dan datangnya kiamat. Foto: Hari Kiamat (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Nabi islam yang mulia, Muhammad ﷺ telah memberikan pesan bagi umatnya terkait dengan tanda datangnya kiamat, salah satunya dengan terjadinya pembunuhan. Pada 2023 sudah banyak terjadi serentetan pembunuhan di Tanah Air.

Bahkan pembunuhan dilakukan oleh ayah kepada anaknya, suami kepada istrinya dan lainnya. Pelaku pembunuhan juga tega mengahabisi nyawa mencapai lebih dari satu orang, bahkan hingga belasan.

Baca Juga

Berikut di antara hadits nabi Muhammad ﷺ terkait akibat dari maraknya aksi pembunuhan,

عنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:( وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، لَا تَذْهَبُ الدُّنْيَا حَتَّى يَأْتِيَ عَلَى النَّاسِ يَوْمٌ لَا يَدْرِي الْقَاتِلُ فِيمَ قَتَلَ ، وَلَا الْمَقْتُولُ فِيمَ قُتِللَ ، فَقِيلَ : كَيْفَ يَكُونُ ذَلِكَ ؟ قَالَ : الْهَرْجُ ، الْقَاتِلُ وَالْمَقْتُولُ فِي النَّارِ )

 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku ini berada dalam genggaman-Nya, dunia ini tidak akan musnah sehingga orang-orang saling bunuh satu sama lain tanpa mengetahui apa penyebabnya. Demikian juga orang yang dibunuh, dia tidak tahu apa penyebabnya sehingga dia harus dibunuh.” Maka, ditanyakanlah kepada beliau, “Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi?” Beliau menjawab, “Itulah al-harj, yang membunuh dan yang dibunuh sama-sama di neraka.” (HR Muslim 2908)

عنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ ، وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ ، وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ ، وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ ، وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ ، وَهُوَ الْققَتْلُ الْقَتْلُ ، حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ  

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu'Anhu, dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda,"Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian." (HR Bukhari 157 dan Muslim 1036).  

Berikut di antara beberapa peristiwa pembunuhan sadis pada 2023:

1. Pembunuhan Empat Anak di Jagakarsa, dari Cek Cok, KDRT Berujung Aksi Bengis Panca

Kejadian tragis menimpa sebuah keluarga di RT 04/03, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023). Empat anak yang tiga di antaranya merupakan balita, ditemukan tewas membusuk di rumah kontrakan keluarga tersebut.

Korban anak berinisial V (6 tahun), S (4 tahun), A (3 tahun) dan A (1 tahun) ditemukan meninggal dunia dengan bau busuk yang menyebar hingga keluar rumah. Mereka diduga dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri, Panca Darmansyah (41 tahun), yang belakangan terungkap anak-anak itu dibunuh dengan cara dibekap bergiliran. Kasus pembunuhan anak di Jagakarsa, Jakarta Selatan belakangan ini mendapat perhatian publik. Penemuan empat jasad bocah menyoroti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih menjadi masalah hingga saat ini.

2. Suami di Cikarang Bunuh Istri secara sadis menghabisi istrinya di rumah kontrakan ketika ada dua anaknya.

Seorang suami bernama Nando (25 tahun) tega membunuh istrinya Mega Suryani Dewi (24) di rumah kontrakannya di Kampung Cikedokan, RT 01, RW 04, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (7/9/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolsek Cikarang Barat AKP Rusna Wati mengatakan, Nando membunuh istrinya karena kesal ketika ditanya masalah uang belanja. "Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku dan korban sempat cekcok masalah ekonomi," kata Rusna di Mapolsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/9/2023).

3. Pembunuhan Berantai Dukun Mbah Slamet di Banjarnegara

Kasus pembunuhan berantai dukun pengganda uang, Tohari alias mbah Slamet, akhirnya terungkap. Jumlah korban pun tak tanggung-tanggung mencapai 12 orang.. 

Polisi mengonfirmasi sudah 12 orang yang dibunuh oleh Tohari sejak 2020 sampai dengan Maret 2023. Korban pembunuhan diperkirakan berusia 25-53 tahun. Tujuh berjenis kelamin laki-laki dan lima perempuan. Mereka dikuburkan dalam beberapa di liang. Untuk pasutri dikubur dalam satu liang.

3. Trio Pembunuh Berantai  

Trio pembunuhan berantai yang telah melenyapkan sembilan nyawa, Wowon Erawan alias Aki (60 tahun), Solihin alias Dullah (63 tahun) mengaku siap dihukum mati. Sementara itu Dede Solehudin (34 tahun) menyesali perbuatannya membantu banyak pembunuhan dan penipuan. 

Tersangka pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki Banyu juga memerintah Solihin alias Dulloh membunuh kedua anaknya yang masih kecil. Beruntung satu anaknya bernama Neng Ayu (5 tahun) selamat dari maut usai meminum racun. Sedangkan Bayu (2) tewas dibunuh dan dikubur di lubang di rumahnya di Cianjur. 

4. Pembunuhan Dua Wanita dan Dicor di Bekasi

Dua wanita berinisial H (47 tahun) dan Y (28 tahun) sempat dikabarkan menghilang sejak Ahad (26/2/2023) lalu sebelum ditemukan tewas dalam kondisi dicor di bawah tangga disebuah kontrakan di Harapan Jaya, Kota Bekasi pada Senin (27/2/2023) kemarin. Kedua jasad wanita itu ditemukan bersama pria Permana yang tengah menyayat tangannya dan tewas.

5. Kasus Pembunuhan Berencana Perempuan Hamil 3 Bulan di Tasikmalaya

Aparat kepolisian telah melakukan proses autopsi terhadap jenazah perempuan berinisial WW (19 tahun). WW merupakan korban pembunuhan berencana pacarnya sendiri di Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (30/11/2023). Hasilnya, terungkap fakta bahwa perempuan muda itu sedang hamil dengan usia kandungan tiga bulan. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya Kota AKP Fetrizal mengatakan, pihaknya sudah menerima hasil autopsi korban. Dari hasil autopsi itu, korban diketahui meninggal akibat tusukan benda tajam yang di bagian lehernya.

6. Perencanaan Pembunuhan Siswi SMP di Surabaya

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengungkapkan, cemburu menjadi motif pembunuhan siswi SMP berinisial N, yang jenazahnya ditemukan di Gudang Peluru, Kedung Cowek, Surabaya, pada Ahad (7/5/2023). Arief memastikan, pelakunya adalah Y (16) dan R (14), warga Surabaya yang telah putus sekolah.

Arief menjelaskan, Y dan R memang telah merencanakan pembunuhan N. Alasannya karena Y yang merupakan kekasih korban merasa cemburu, lantaran N dianggap memiliki kekasih lain. Y pun mengajak R untuk melaksanakan niat jahatnya tersebut.

7. Pembunuhan Istri Terbungkus Plastik di BandungAli Nurdin (52 tahun) pembunuh Ema Purnama (42) berhasil ditangkap. Keduanya merupakan pasangan suami istri. Peristiwa pembunuhan terjadi di sebuah kontrakan di Gang Famili, Kelurahan Cibuntu, Kecamatan Bandung Kulon, pada Senin (5/6/2023).

Tim gabungan Polsek Bandung Kulon, Polrestabes Bandung, dan Ditreskrimum Polda Jabar berhasil menangkap pelaku di Desa Tanjungmulya, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Ahad (11/6/2023). Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan setelah petugas di Polsek Bandung Kulon mendapatkan laporan pengaduan dari masyarakat tentang temuan mayat terbungkus plastik.

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement