Senin 02 Oct 2023 07:52 WIB

Tablet Kuno ini Buktikan Kebenaran Alquran Tentang Nabi Nuh Buat Bahtera dan Banjir

Kisah Nabi Nuh buat bahtera dan banjir direkam peradaban kuno.

Tablet kuno yang menjelaskan kisah nabi Nuh
Foto: Twitter
Tablet kuno yang menjelaskan kisah nabi Nuh

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah tablet kuno berwarna coklat berbahasa Sumeria. Benda berusia 3770 tahun itu tersimpan di British Museum. Di dalamnya terdapat penjelasan kisah Nabi Nuh yang diperintahkan Allah untuk membuat bahtera besar, karena nantinya akan ada banjir besar menenggelamkan dunia beserta isinya.

Bahtera Nabi Nuh diperkirakan berdiameter 220 kaki. Bahtera itu mengangkut makhluk-makhluk pilihan, termasuk tiga anak Nabi Nuh yang kelak menurunkan manusia dari berbagai bangsa. Mereka adalah Sam yang punya anak bernama Arfakhsyad dan kelak menurunkan orang-orang kulit putih.

Baca Juga

Berikutnya adalah Ham yang menurunkan orang-orang kulit hitam. Ketiga adalah Yafet yang menurunkan orang-orang Timur.

Penjelasan dalam tablet kuno itu diperkirakan berupa percakapan antara dewa Sumeria dan Raja Sumeria. Kerajaan ini merupakan sebuah peradaban kuno di Mesopotamia selatan, pada masa kini di selatan Irak, selama masa Chalcolithic dan Abad Perunggu Awal.

Tablet kuno itu dipegang oleh Irving Finkel, filolog dan Assyriolog Inggris. Dia adalah Asisten Penjaga naskah, bahasa, dan budaya Mesopotamia Kuno di Departemen Timur Tengah di British Museum. Di tempat itu dia banyak meneliti prasasti paku berupa tablet tanah liat dari peradaban Mesopotamia kuno.

Ayat Alquran

Temuan purbakala itu menguatkan firman Allah Surah Hud ayat 37 berikut ini,

وَٱصْنَعِ ٱلْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا وَلَا تُخَٰطِبْنِى فِى ٱلَّذِينَ ظَلَمُوٓا۟ ۚ إِنَّهُم مُّغْرَقُونَ

waṣna’il-fulka bi`a’yuninā wa waḥyinā wa lā tukhāṭibnī fillażīna ẓalamụ, innahum mugraqụn

Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

Tafsir kementerian agama terkait ayat tersebut adalah sebagai berikut,

Dan Allah memberikan perintah kepada nabi nuh, buatlah sebuah kapal untuk menyelamatkanmu dan pengikut-pengikutmu itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu kami tentang tata cara pembuatannya, dan janganlah engkau bicarakan dengan aku sesuatu hal tentang orangorang yang zalim. Apakah engkau berharap kepada-ku agar aku memberi maaf kepada mereka, atau engkau memohon agar aku tangguhkan atau ringankan siksa bagi mereka, karena keputusan-ku telah kutetapkan bahwa sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. 

 

Lihat halaman berikutnya >>>

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement