Kamis 28 Sep 2023 02:05 WIB

Doa Sesudah Sholat Dhuha dan Bacaan Niatnya

Tata cara mengerjakan sholat dhuha sama seperti mengerjakan sholat wajib.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Sejumlah pengunjung berada di dalam Masjid Giok atau Masjid Agung Baitul A
Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Sejumlah pengunjung berada di dalam Masjid Giok atau Masjid Agung Baitul A

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sholat Dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan di pagi hari, bisa dilakukan secara berjamaah maupun munfarid. Jumlah rakaat sholat dhuha pun bervariasi, bisa dikerjakan hanya dua rakaat, empat rakaat, hingga 12 rakaat.

Waktu dimulainya sholat sunnah dhuha adalah ketika matahari pagi mulai muncul hingga menjelang waktu sholat dzuhur, atau sekitar pukul 07.00 hingga 10.00 WIB.

Baca Juga

Berikut ini bacaan niat sholat sunnah dhuha dan surat yang dianjurkan.

Niat sholat dhuha

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

 

Ushallii sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

Artinya:

"Aku niat mengerjakan sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."

Tata cara mengerjakan sholat dhuha sama seperti mengerjakan sholat wajib. Kemudian pada rakaat pertama diajurkan membaca surat Asy-Syam. Kemudian pada rakaat kedua membaca surat Adh-Dhuha.

Doa sesudah sholat dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُوَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَآتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu serta penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rizqiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement