Rabu 20 Sep 2023 15:26 WIB

Doa Saat dan Setelah Turun Hujan

Air yang turun dari langit merupakan keberkahan dari Allah.

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah
Pejalan kaki berjalan melewati banjir yang menggenangi Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). Hujan deras yang mengguyur sebagian Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir.
Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan
Pejalan kaki berjalan melewati banjir yang menggenangi Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). Hujan deras yang mengguyur sebagian Jakarta membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota terendam banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atas kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala, sebentar lagi Indonesia akan mengalami musim hujan. Air yang turun dari langit merupakan keberkahan yang Allah ﷻ turunkan kepada umat manusia. Untuk itu, manusia perlu mensyukuri nikmat hujan dan berdoa atas karunia yang diberikan oleh-Nya.

Doa Saat Turun Hujan

اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعًا

Baca Juga

Allahumma shoyyiban nafi'an

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat." (HR. Bukhari)

Doa Usai Turun Hujan

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللـهِ ورَحْمَتِهِ

Muthirnaa bifadhlillahi wa rahmatihi

Artinya: "Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah" (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebelumnya, pada masa khalifah Umar bin al-Khattab Radhiyallahu Anhu pernah terjadi masa paceklik atau disebut tahun arang selama hampir 10 bulan. Penyebutan tahun arang karena tanah menghitam akibat curah hujan yang minim. Lalu Khalifah Umar Radhiyallahu Anhu mengirim surat kepada Abu Musa al-Asyari Radhiyallahu Anhu, yang ketika itu berada di Bashrah, dan kepada Amr bin al-Ash Radhiyallahu Anhu, yang berisi: "Mohonlah hujan untuk umat Muhammad".

Maka orang-orang pun keluar untuk mengerjakan shalat Istisqa. Ketika itu, Umar keluar bersama dengan al-Abbas bin Abdul Muththalib Radhiyallahu Anhu, paman Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, supaya dia berdoa untuk mereka agar diturunkan hujan. Al-Abbas lantas berdiri untuk berkhutbah dengan singkat, kemudian mengerjakan sholat. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement