Rabu 06 Sep 2023 19:48 WIB

Alquran Menyebutkan 3 Macam Azab yang Berbeda, Begini Penjelasannya

Allah SWT membedakan macam-macam azab dalam Alquran

Rep: Andrian Saputra / Red: Nashih Nashrullah
Seorang anak membaca Alquran. Ilustrasi Muslim. Ilustrasi anak Muslim. Allah SWT membedakan macam-macam azab dalam Alquran
Foto: EPA-EFE/HOTLI SIMANJUNTAK
Seorang anak membaca Alquran. Ilustrasi Muslim. Ilustrasi anak Muslim. Allah SWT membedakan macam-macam azab dalam Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Disebutkan dalam Alquran macam-macam azab dengan beberapa sebutan. Apakah penyebutan itu bermakna sama? 

Pertama, adakalanya disebutkan azab di neraka dengan sebutan azab yang berat (عذابٌ عظيمٌ). Sebagaimana firman Allah Taala: 

Baca Juga

خَتَمَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَٰرِهِمْ غِشَٰوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ Artinya: “Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.” (QS Al Baqarah ayat 7). 

'Adzabun 'adzim yaitu adalah azab yang paling berat. Allah SWT kuasa untuk mengazab orang-orang yang layak menerima siksaan ini selama-lamanya.

 

Dan azabnya itu bukan seperti azab yang dibuat terbatas di dunia. Inilah tempat bagi orang-orang kafir. Allah Ta'ala tidak akan mempedulikan mereka di akhirat. Maka ingatlah 'adzabun 'adzim itu adalah azab yang sangat berat siksaannya.   

Kedua, azab yang pedih (العذاب الأليم). Adapun 'adzabul aliym atau azab yang pedih adalah siksaan yang dirasakan sangat menyakitkan. Dan azab yang pedih ini diterima setelah seorang penghuni neraka menerima siksa yang menghinakan (العذاب المهين).

Inilah azab bagi orang-orang yang menjual keimanannya dengan kekafiran yakni orang yang menukar keimanannya, menjual agamanya, merekalah orang yang merugi. Dan orang-orang yang merugi itu akan merasakan derita, bagi mereka azab yang pedih. Sebagaimana firman Allah Ta'ala:

Baca juga: 14 Keistimewaan Alquran yang Tak Terbantahkan Sepanjang Masa

إِنَّ الَّذِينَ يَكْتُمُونَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ الْكِتَابِ وَيَشْتَرُونَ بِهِ ثَمَنًا قَلِيلًا ۙ أُولَٰئِكَ مَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ إِلَّا النَّارَ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah diturunkan Allah, yaitu Al Kitab dan menjualnya dengan harga yang sedikit (murah), mereka itu sebenarnya tidak memakan (tidak menelan) ke dalam perutnya melainkan api, dan Allah tidak akan berbicara kepada mereka pada hari kiamat dan tidak mensucikan mereka dan bagi mereka siksa yang amat pedih.” (QS Al Baqarah ayat 174).

Baca juga: 8 Dalil Berikut Ini Semoga Membuat Kita Segera Terinspirasi Baca Alquran

Ketiga, azab yang menghinakan (العذاب المهين). Adapun azab yang menghinakan yaitu azab yang lebih berat dari adzabul aliym. Maka orang-orang yang menyesatkan manusia dan yang menghina sesama manusia ketika di dunia, dan yang menindas manusia, bagi mereka di hari kiamat akan mendapatkan azab yang menghinakan mereka. 

Mereka akan diazab di depan orang-orang yang dulu pernah dizaliminya, dan dibalas setiap jenis perbuatannya, maka Allah Taala menghinakannya sebagaimana dia melakukannya kepada manusia lain ketika hidupnya.  

وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا فَأُولَٰئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ Artinya: “Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.” (QS Al Hajj ayat 57).   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement