Kamis 31 Aug 2023 15:01 WIB

Pandangan Sains Terhadap Azab Badai Dahsyat Kaum Aad di Era Nabi Hud

Dengan sombongnya, kaum Aad meminta azab dari Allah SWT disegerakan datangnya.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Pandangan Sains Terhadap Azab Badai Dahsyat Kaum Aad di Era Nabi Hud
Foto: Arab News
Pandangan Sains Terhadap Azab Badai Dahsyat Kaum Aad di Era Nabi Hud

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Hud hidup di masa kaum Aad yang terkenal keperkasaannya dan ahli membuat bangunan. Mereka dikisahkan dapat membuat bangunan yang tinggi dan kukuh tiang-tiangnya.

 

Baca Juga

Namun, kaum Aad termasuk orang-orang yang sombong, bahkan meminta azab dari Allah SWT disegerakan datangnya. Akhirnya, datanglah badai topan yang dahsyat dan memusnahkan kaum Aad yang diazab.

 

 

Dalam perspektif sains, azab terhadap kaum Aad digambarkan lebih dahsyat dari Badai Katrina dan Galveston di Amerika yang menewaskan sekitar 6.000 sampai 12 ribu jiwa. Alquran menginformasikan adanya badai topan dahsyat yang menghancurkan Kaum Aad dan kota Iram (ibu kota kaum Aad). Beberapa ayat di bawah ini menggambarkan bagaimana dahsyatnya badai topan yang memusnahkan kaum Aad tersebut.

 

Maka, adapun kaum Aad, mereka menyombongkan diri di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran dan mereka berkata, "Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami?” Tidakkah mereka memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan mereka. Dia lebih hebat kekuatan-Nya dari mereka? Mereka telah mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Maka, Kami tiupkan angin yang sangat bergemuruh kepada mereka dalam beberapa hari yang nahas, karena Kami ingin agar mereka itu merasakan siksaan yang menghinakan dalam kehidupan di dunia. Sedangkan azab akhirat pasti lebih menghinakan dan mereka tidak diberi pertolongan." (QS Fussilat Ayat 15-16)

 

Maka, ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, mereka berkata, "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.” (Bukan!) itulah azab yang kamu minta agar disegerakan datangnya (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih, yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya, sehingga mereka (kaum Aad) menjadi tidak tampak lagi (di bumi) kecuali hanya (bekas-bekas) tempat tinggal mereka. Demikianlah Kami memberi balasan kepada kaum yang berdosa. (QS Al Ahqaf Ayat 24-25)

 

Kaum Aad juga telah mendustakan. Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku! Sesungguhnya Kami telah menghembuskan angin yang sangat kencang kepada mereka pada hari nahas yang terus menerus, yang membuat manusia bergelimpangan, mereka bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya. (QS Al Qamar Ayat 18-20)

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement