Kamis 24 Aug 2023 20:59 WIB

Diabadikan dalam Alquran, Penelitian Ilmiah Ungkap Khasiat Kurma untuk Kesehatan

Kurma merupakan buah yang disukai Rasulullah SAW

Rep: Rossi Handayani / Red: Nashih Nashrullah
Kurma (ilustrasi). Kurma merupakan buah yang disukai Rasulullah SAW
Foto:

Seluruh saluran pencernaan dapat terkena, misalnya lambung tidak mampu menghasilkan cukup asam (aklorhidria) dan mulut mengalami peradangan yang kemudian warnanya berubah menjadi merah tua terang. 

Pada akhirnya, terjadi perubahan mental, berupa kelelahan, insomnia (sulit tidur), dan apatis. Adapun hormon potuchsin berperan untuk mencegah perdarahan rahim melalui efek penciutan pembuluh darah. 

Kurma mempunyai manfaat lain, yaitu mengurangi ketegangan mental, histeria, dan insomnia. Efek tersebut sangat berguna bagi ibu hamil agar tetap rileks dan tenang menghadapi kehamilannya sehingga mengurangi risiko terjadi perdarahan rahim. 

Namun, penderita diabetes melitus tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kurma. Kandungan gula monosakarida yang cukup tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat 

4. Otak encer selama berpuasa 

Kurma mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, misalnya zat besi, magnesium, dan kalium. Zat besi sangat penting untuk mencegah anemia. 

Gejala anemia adalah mudah lelah, pusing, pandangan berkunang-kunang, dan susah berkonsentrasi. Magnesium dapat membantu fungsi saraf dan otot, termasuk pengaturan irama jantung agar tetap normal. Pada 100 g kurma terdapat sekitar 34 mg magnesium. 

Kalium diperlukan untuk mengubah glukosa menjadi glikogen sebagai sumber energi. Kalium membantu proses penyimpanan karbohidrat yang diperlukan otot sebagai bahan bakarnya. 

Mineral juga mempunyai peranan penting dalam membantu kinerja sistem dan impuls saraf pencernaan dan kontraksi otot. Jumlah kalium yang cukup dapat memompa kelebihan natrium dalam sistem kerja kardiovaskuler sehingga dapat berjalan normal. 

Baca juga: Jangan Lelah Bertobat kepada Allah SWT, Begini Pesan Rasulullah SAW

Kekurangan kalium dapat menimbulkan keluhan pada tulang dan otot serta dapat mengakibatkan amnesia temporer diikuti rasa cemas dan bingung. 

Jumlah kalium dalam kurma sangat signifikan. Dalam 100 g kurma terkandung 666 mg kalium. Adapun jumlah natrium hanya 1 mg. Dengan demikian rasio kalium terhadap natrium adalah 666:1.  

Otak sangat sensitif terhadap perubahan kadar natrium dalam darah. Gejala awal adanya perubahan kadar natrium adalah menurunnya kesadaran, seperti tidur lelap dapat dibangunkan sebentar, tetapi segera tertidur kembali. 

 

Sejalan dengan semakin buruknya hiponatremia (kekurangan natrium), otot menjadi kaku dan dapat mengakibatkan kejang. Kadar natrium yang tinggi menyebabkan orang merasa tidak haus meskipun seharusnya dia haus.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement