Kamis 10 Aug 2023 10:23 WIB

Bolehkah Membentangkan Kain untuk Menutupi Jenazah yang Dikubur?

Proses penguburan jenazah dijelaskan oleh Imam Qurthubi.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
Sejumlah warga berziarah di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang,Sumsel, Senin (2/5/2022). Tradisi ziarah makam saat idul fitri dilakukan warga bersama keluarga untuk mendoakan sanak keluarga yang sudah wafat
Foto:

Imam Qurthubi menjelaskan terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama mengenai menutup kubur dengan membentangkan kain di atasnya. Ada yang berpendapat makruh, ada juga yang berpendapat membolehkan untuk wanita dan ada juga yang membolehkan untuk jenazah lelaki maupun wanita.

اختلف العلماء في هذا الباب: فكان عبد الله بن يزيد وشريح وأحمد بن حنبل يكرهون مد الثوب على الرجل ، وكان أحمد وإسحاق يختاران أن يفعل ذلك بقبر المرأة ، وكذلك قال أصحاب الرأي ولا يضر عندهم أن يفعلوا ذلك بقبر الرجل.

Terdapat ikhtilaf para ulama dalam bab ini (membentangkan kain di atas kubur). Abdullah bin Yazid dan Syuraih dan Ahmad bin Hambal menghukumi makruh membentang kain di atas kubur laki-laki, adapun Ahmad dan Ishaq memilih membentangkan kain di atas kubur wanita. Begitu juga dikatakan sebagian periwayat bahwa tidak ada salahnya untuk mengerjakan hal serupa (membentangkan kain di atas kubur) pada kuburan lelaki.

Sementara itu Abu Tsaur juga berpendapat membentangkan kain menutupi jenazah yang dikubur dibolehkan.

وقال أبو ثور: لا بأس ذلك بقبر الرجل والمرأة وكذلك قال الشافعي: وستر المرأة عنده آكد من ستر الرجل ، وذكره ابن المنذر .

Abu Tsaur berkata: tidak apa-apa itu (membentangkan kain di atas kubur) pada kuburan laki-laki dan perempuan, dan itu semua dikatakan Imam Syafi'i: dan menutupi perempuan lebih penting dibandingkan menutupi lelaki. Disebutkan oleh Ibnu Mundzir.

Oleh sebab itu Imam Qurthubi juga berpendapat bolehnya membentangkan kain untuk menutupi jenazah yang dikubur sebagaimana bersandar pada hadits yang diriwayatkan melalui jalur Anas.

قلت: ستر الرجل والمراة للعلة التي جاءت في حديث أنس ، واقتداء بفعله ﷺ في ستر سعد بن معاذ رضي الله عنه.

Maka saya berpendapat: menutup (dengan kain di atas kubur) lelaki dan perempuan untuk alasan yang seperti terdapat pada hadits yang diriwayatkan Anas yaitu mengikuti yang dikerjakan nabi Muhammad SAW saat menutupi Sa'ad bin Mu'adz. Wallahu'alam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement