Ahad 30 Jul 2023 13:54 WIB

Hadits Nabi SAW yang Rangkum 3 Perkara Penyelamat, 3 Perusak, dan 3 Pengangkat Derajat

Rasulullah SAW menjelaskan perkara perusak dan penyelamat umat manusia

Rep: Fuji E Permana / Red: Nashih Nashrullah
Warga berdoa (ilustrasi).Rasulullah SAW menjelaskan perkara perusak dan penyelamat umat manusia
Foto:

Ada tiga perkara yang dapat menyelamatkan seseorang dari siksa Allah. Yaitu yang pertama, takut kepada-Nya dalam keadaan sepi atau sendiri maupun ketika berada di tempat ramai. Ketakwaan ketika dalam keadaan sendiri itu lebih utama derajatnya dibanding ketika sedang berada di tempat umum. 

Kedua, hidup dengan penuh kesederhanaan dan ridha dengan keadaan yang ada meskipun pada dasarnya dia adalah orang yang mampu. Ketiga, berbuat adil kepada siapapun, kapanpun dan di manapun dia berada baik ketika sedang marah atau tidak. 

Tiga perkara yang dapat menyebabkan kehancuran itu adalah yang pertama kikir (bakhil) yang berlebihan yakni tidak mau menunaikan hak-hak Allah SWT dan hak sesama manusia. 

Bakhil yang dimaksud di sini adalah sifat bakhil yang diikuti dengan perbuatan. Akan tetapi jika bakhil itu tidak dituruti maka kehancuran pun tidak akan terjadi, karena bakhil itu hanyalah salah satu sifat yang berada di dalam diri setiap manusia. 

Kedua, menuruti keinginan hawa nafsunya. Ketiga, menganggap dirinya paling utama daripada orang lain. 

Tiga perkara yang dapat mengangkat derajat seseorang itu, pertama menyampaikan salam kepada setiap orang Muslim yang ditemuinya, baik yang dikenalnya maupun tidak. 

Kedua memberikan makan kepada setiap orang yang membutuhkan. Ketiga, membiasakan sholat malam ketika orang lain sedang enak-enaknya tidur. 

Tiga perkara yang dapat menghapuskan dosa-dosa kecil adalah pertama menyempurnakan wudhu dalam kondisi yang sangat dingin. Kedua, berangkat ke masjid untuk mengerjakan sholat berjamaah. 

 

Ketiga, tetap duduk bertafakur di masjid untuk menantikan sholat berikutnya setelah mengerjakan sholat. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement