Selasa 30 May 2023 19:28 WIB

Tafsir Al Baqarah Ayat 186: Seberapa Dekat Allah dengan Kita?

Allah menjawab doa dengan apapun yang Dia kehendaki.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil
Tafsir Al Baqarah ayat 186: Seberapa Dekat Allah dengan Kita?. Foto: Ilustrasi Lafadz Allah
Foto: Foto : MgRol112
Tafsir Al Baqarah ayat 186: Seberapa Dekat Allah dengan Kita?. Foto: Ilustrasi Lafadz Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Surah Al Baqarah ayat 186 berisi tentang sebuah pertanyaan yang langsung dijawab Allah SWT. Ayat ini juga menunjukkan kedekatan Allah SWT dengan kita.

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran." (QS Al Baqarah ayat 186)

Baca Juga

Imam Asy Syaukani dalam Fath Al Qadir menjelaskan, ayat tersebut menunjukkan betapa mudahnya bagi Allah untuk menjawab setiap doa yang dipanjatkan oleh seorang Muslim. Selain itu, juga menandakan cepatnya Allah SWT dalam memenuhi kebutuhan seorang Muslim melalui doa yang diucapkannya. Karena itu, jika seorang Muslim berdoa kepada Allah SWT, maka Dia akan segera memperhatikannya.

Itu selaras dengan firman Allah: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS Gafir ayat 60)

Imam Asy Syaukani menjelaskan, ayat tersebut menunjukkan makna bahwa Allah SWT menerima ketaatan seorang Muslim yang dilakukan melalui doa. Karena doa, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, adalah ibadah.

Namun, doa sebagai bagian dari ibadah bukan berarti bahwa bentuk jawaban Allah adalah dengan mengabulkan doa tersebut. Doa adalah amal ibadah yang diterima, sehingga jawaban atas doa tersebut adalah perkara lain.

Maksudnya, Allah menjawab doa dengan apapun yang Dia kehendaki dan bagaimana kehendak-Nya. Dengan demikian, apa yang diminta melalui doa bisa segera terjadi atau mungkin terjadi dalam waktu yang lama.

Bisa saja, Allah SWT menjauhkan si pendoa itu dari bencana yang tidak disadarinya berkat doa yang dipanjatkan, selama bukan doa yang melampaui batas.vAllah SWT berfirman, "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al A'raf ayat 55)

Sumber:

https://furqan.co/fath-alqadeer/2/186

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement