Selasa 18 Oct 2022 04:30 WIB

Doa yang Rutin Dibaca Nabi Muhammad SAW Hadapi Godaan Setan

Setan akan senantiasa mengganggu umat manusia di kehidupan dunia

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah
Berdoa dari godaan setan. (Ilustrasi). Setan akan senantiasa mengganggu umat manusia di kehidupan dunia
Foto: Republika/Thoudy Badai
Berdoa dari godaan setan. (Ilustrasi). Setan akan senantiasa mengganggu umat manusia di kehidupan dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Dia mendatangi manusia dan membuat was-was, melalaikan manusia sehingga melupakan Allah, dan menjerumuskan manusia sehingga melakukan kemaksiatan. 

Ada banyak doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada umatnya agar diberi perlindungan Allah SWT. 

Baca Juga

Salah satunya terdapat pada kitab Musnad Ahmad dalam hadits nabi Muhammad SAW nomor 14914 versi Al Alamiyah. 

Hadits ini diriwayatkan melalui jalur Abu Utsman atau Affan bin Muslim bin Abdullah, Ja'far bin Sulaiman, Yazid bin Humaid hingga kepada sahabat Abdurrahman bin Khunaisyi. 

 

Dijelaskan bahwa setan datang dari bukit-bukit dengan membawa obor hendak membakar Rasulullah. Lalu malaikat Jibril mengajarkan sebuah doa kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut doanya:

 أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَأَ وَبَرَأَ وَمِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنْ السَّمَاءِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ

A'udzu bi kalimatillahi tammati allati la yujawizuhuna barrun wa laa faajirun min syarri maa kholaqo wandzaroa wa baroa q min syarri maa yanzilu mina samaai wa min syarri maa ya'ruju fiyhaa wa min syarri maa dzaroa fiilardhi wa mkn syarri maa yahkhruju minhaa wa min syarri fitanillailo wannahaari wa min syarri kullinthoriqi illa thoriqomln yathruqu bikhoiri ya rohman. 

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna yang tidak bisa melewatinya orang yang baik maupun orang yang berdosa, dari kejelekan yang Dia ciptakan, yang Dia buat dan yang Dia adakan dan dari kejelekan apa saja yang turun dari langit dan dari kejelekan apa saja yang naik padanya, dan dari kejelekan apa yang ada di bumi dan dari kejelekan apa yang keluar darinya, dan dari kejelekan fitnah malam dan siang, dan dari kejelekan yang datang pada malam hari kecuali yang datang dengan kebaikan wahai Rahman (Tuhan yang Mahapengasih).” 

Dalam hadits itu dijelaskan bahwa api yang dibawa setan itu seketika padam dan Allah SWT menghancurkan mereka.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement