Rabu 07 Sep 2022 01:25 WIB

Merenungkan Makna Surat Al Fil: Mengingatkan Kita akan Karunia Allah

Allah SWT mempertahankan Rumah Suci-Nya dari orang kafir.

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi Kabah tempo dulu. Merenungkan Makna Surat Al Fil: Mengingatkan Kita akan Karunia Allah
Foto: Dawan of Islam film
Ilustrasi Kabah tempo dulu. Merenungkan Makna Surat Al Fil: Mengingatkan Kita akan Karunia Allah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nabi Muhammad SAW diutus ke Arab dan seluruh dunia untuk membimbing mereka ke jalan yang benar. Banyak orang percaya padanya pada saat itu, dan lebih banyak lagi yang memercayainya setelah itu.

Namun, banyak orang lain memilih tidak percaya kepadanya atau pesan ilahinya. Ketika Allah mengirim pesan ilahi kepada Nabi Muhammad, Dia mengungkapkan kepadanya kisah gajah, yang diketahui terjadi pada tahun yang sama dengan kelahiran Nabi.

Baca Juga

Kisah ini mengingatkan orang Quraisy akan salah satu nikmat yang Allah berikan kepada mereka saat Allah melindungi mereka dari serangan Abyssinians. Karena itu, orang-orang Quraisy tetap aman di Makkah sementara yang lain direnggut dari rumah mereka dari sekitar mereka.

Alquran mengingatkan pada orang Quraisy:

 

“Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Kami menjadikan [Makkah] tempat perlindungan yang aman, sementara orang-orang di sekitar mereka diambil? Maka apakah mereka beriman kepada yang batil, dan kepada nikmat Allah mereka kafir?” (QS Al-Ankabut:67)

Telah dicatat dalam hadis Al-Bukhari dan Muslim bahwa pada Hari Fathul Makkah (Pembukaan Makkah), Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya Allah telah menahan Gajah dari Makkah, dan Dia telah memberikan kepada Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman wewenang atasnya. Memang, kesucian [Makkah] telah kembali seperti suci kemarin. Jadi, biarlah mereka yang hadir memberi tahu mereka yang tidak hadir.”

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement