Terbangun pada Malam Hari, Berdoalah dan Sertakan Bacaan Ini Insya Allah Dikabulkan

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

 Selasa 28 Jun 2022 13:42 WIB

Terbangun dari tidur malam hari (ilustrasi). Berdoa saat terbangun malam hari merupakan sunnah yang dilupakan Foto: Republika Terbangun dari tidur malam hari (ilustrasi). Berdoa saat terbangun malam hari merupakan sunnah yang dilupakan

Berdoa saat terbangun malam hari merupakan sunnah yang dilupakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Seorang Muslim berpandangan bahwa tidur itu bagian dari karunia dan nikmat Allah SWT kepada manusia. 

 

Baca Juga

Istirahatnya manusia pada malam hari setelah kesibukan sepanjang siang merupakan hal yang dapat membantu kebugaran jasmani dan rohaninya.  

 

Dalam hal ini, umat Islam diajarkan untuk senantiasa mengamalkan adab saat hendak tidur. Salah satu adabnya adalah dengan berdoa. 

 

Doa yang dibaca tersebut tidak terbatas pada doa sebelum atau sesudah tidur. Islam juga memberikan tuntunan berdoa ketika seorang Muslim terbangun di tengah-tengah tidur maka dianjurkan untuk membaca doa.  

 

Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jazairi dalam kitab Minhaj al-Muslim menjabarkan doa ketika terbangun di tengah-tengah tidur: 

 

لا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وحدَهُ لا شريكَ لَهُ ، لَهُ الملكُ ولَهُ الحمدُ وَهوَ على كلِّ شيءٍ قديرٌ الحمد لله سُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ لِلهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ  

 

"Laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul-mulku wa lahul-hamdu wa huwa ala kulli syai'in qadir, alhamdulillah, subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billah."   

 

Yang artinya, "Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, kepunyaannyalah segala kerajaan, segala puji bagi-Nya, Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah, Allah Mahabesar, dan tidak ada daya dan upaya kecuali dari Allah."  

 

Lalu kemudian dianjurkan untuk berdoa dengan doa apa saja yang dia suka, niscaya dikabulkan. Sebab Rasulullah SAW telah bersabda: 

 

من تعار من الليل فقال: لا إله إلا الله، وحده لا شريك له، له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير، الحمد لله، وسبحان الله، ولا إله إلا الله، والله أكبر، ولا حول ولا قوة إلا بالله، ثم قال: اللهم اغفر لي أو دعا ، استجيب له

 

"Barang siapa yang terbangun di malam hari, lalu di saat terbangun ia membaca... (lafaz di atas), kemudian dia berdoa, “Ya Allah ampunilah aku” atau berdoa apapun, niscaya dikabulkan doanya."     

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id