Anjuran untuk tidak Meminta Hal yang tak Perlu Kepada Allah

Rep: Imas Damayanti/ Red: Muhammad Hafil

 Selasa 21 Jun 2022 22:33 WIB

 Anjuran untuk tidak Meminta Hal yang tak Perlu Kepada Allah. Foto:  Berdoa (Ilustrasi) Foto: Republika/Thoudy Badai Anjuran untuk tidak Meminta Hal yang tak Perlu Kepada Allah. Foto: Berdoa (Ilustrasi)

Allah SWT telah menentukan takdir tiap-tiap hamba-Nya.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Allah SWT telah menentukan takdir tiap-tiap hamba-Nya. Sedangkan manusia hanya bisa berikhtiar beriring doa untuk menyambut takdir dengan melakukan perubahan-perubahan pada nasib yang tak baik. 

Dalam hal ini, agama tidak menganjurkan pada hamba-Nya untuk meminta atau memohon sesuatu kepada Allah ihwal perkara yang tak diperlukan. Ibnu Athaillah dalam kitab Al-Hikam menjelaskan bahwa sesungguhnya manusia tidka perlu meminta Allah untuk mengeluarkan manusia dari kondisi tertentu hanya karena dikira keberadaan seorang hamba itu telah menghambatnya mendekatkan diri kepada Allah. 

Baca Juga

Ibnu Athaillah berkata, "Laa tathlubu minhu an yukhrijaka min haalatin layasta'milaka fima siwaaha falaw araadaka lasta'malaka min ghairi ikhraajin,". Yang artinya, "Janganlah engkau meminta Allah untuk mengeluarkanmu dari sebuah kondisi agar engkau bisa leluasa melakukan sesuatu untuk-Nya. Jika memang Dia berkehendak, Dia akan membantumu bisa leluasa melakukan sesuatu untuk diri-Nya tanpa mengeluarkanmu dari kondisi itu,". 

Hal demikian tidak dianjurkan sebab Allah akan membuat seorang hamba leluasa melakukan sesuatu untuk-Nya dengan penuh kasih sayang. Allah akan membimbingnya melakukan amal-amal shaleh, dan menyibukkan hatinya dengan asma Allah. 

Ibnu Athaillah menjelaskan bahwa jika Allah mencintai seorang hamba, maka dia termasuk orang yang dikehendaki Allah untuk melakukan semua itu. Hal demikian terjadi tanpa harus mengeluarkannya dari kondisi asal. 

Allah SWT Yang paling Mengetahui setiap takdir dan apa yang akan terjadi pada tiap-tiap hamba. Untuk itu meski setiap makhluk-Nya ditekankan untuk senantiasa memanjatkan doa, namun tak dianjurkan untuk memohon sesuatu yang sama sekali tak diperlukan. Hanya Allah SWT Sang Maha Pengatur skenario hidup dan mati setiap makhluk. 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id