Ini Doa Jelang Persalinan

Rep: Imas Damayanti/ Red: Agung Sasongko

 Kamis 12 May 2022 20:50 WIB

ERACS menjadi sebuah terobosan baru dalam metode persalinan yang dapat mempercepat proses kesembuhan. Pasien yang melakukan persalinan sesar melalui metode ERACS dapat bergerak cukup bebas hanya dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam, sehingga di hari kedua pasca persalinan sudah diperbolehkan pulang. Foto: istimewa ERACS menjadi sebuah terobosan baru dalam metode persalinan yang dapat mempercepat proses kesembuhan. Pasien yang melakukan persalinan sesar melalui metode ERACS dapat bergerak cukup bebas hanya dalam kurun waktu kurang dari 1x24 jam, sehingga di hari kedua pasca persalinan sudah diperbolehkan pulang.

Berdoa dan memohon kemudahan saat persalinan sangat dianjurkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selain kesehatan fisik, ibu hamil juga ditekankan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berdoa dan memohon kemudahan saat persalinan sangat dianjurkan, begitu juga berdoa ketika bayi dilahirkan. 

Dr. dr. Imam Rasjidi, SpOG dalam buku Panduan Kehamilan Muslimah menjelaskan, kekuatan mental, sugesti, dan keyakinan turut mempengaruhi keberhasilan peristiwa persalinan yang dahsyat dalam Islam. Persiapan mental dan spiritual bisa dilakukan dengan beberapa cara. 

Baca Juga

Antara lain ibu hamil dianjurkan memperbanyak pengetahuan dan wawasan dan banyak membaca buku, semakin rajin beribadah, menjalin komunikasi lebih akrab dengan orang tua, berpikir positif, menghilangkan semua beban pikiran, dan berlatih konsentrasi untuk fokus pada persiapan persalinan. 

Dan tidak lupa, dianjurkan pula untuk membaca doa. Berikut adalah doa menjelang persalinan dan juga doa ketika bayi lahir:

Doa menjelang persalinan, "Hanna waladat Maryama wa Maryama waladat Isaa ukhruj ayyuhal mawludu biqudrotil-maliki ma'buud,". Yang artinya, "Hanna telah melahirkan Maryam dan Maryam telah melahirkan Isa. Keluarlah (lahirlah) wahai anak, dengan sebab kekuasaan Allah yang disembah oleh seluruh makhluk,". 

Doa ketika bayi telah lahir, "Laa ilaha illallahul azhimul halim, laa ilaha illallahu Rabbul-arsyil-adzimi. Laa ilaha illallahu Rabbussamawati wal-ardhi wa Rabbul-arsyil-kariim,". Yang artinya, "Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah Zat Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah Tuhannya Arsy yang Agung. Tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah Tuhannya Arsy Yang Mulia,". 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id

Berita Lainnya

Ciri-Ciri Orang Munafik