Allah SWT Janji Kabulkan, Tapi 10 Perkara Ini Bisa Jadi Penghalang Terkabulnya Doa

Rep: Andrian Saputra/ Red: Nashih Nashrullah

 Ahad 24 Apr 2022 21:10 WIB

Ilustrasi doa. Terdapat 10 perkara yang bisa menghalangi terkabulnya doa menurut kaum sufi Foto:

Terdapat 10 perkara yang bisa menghalangi terkabulnya doa menurut kaum sufi

Ketiga, mengikuti godaan iblis. Kiai Syamsul mengatakan yang juga menyebabkan hati mati sehingga doa tak diijabah adalah mengikuti godaan iblis. 

Hamba tersebut mengakui bahwa Iblis adalah musuh tetapi pada saat yang sama ia terus mengikuti bisikan, rayuan, godaan Iblis. Bahkan ia dengan sengaja dan merasa nyaman mengikuti bisikan Iblis   

Keempat, mengaku Cinta Rasul tapi tak melaksanakan sunnah. Hamba tersebut di mana-mana mengaku bahwa dirinya membela Rasulullah SAW.  

Dia memproklamirkan kepada orang lain bahwa dirinya adalah barisan Rasulullah SAW. Tetapi pada saat yang sama, dia tidak konsisten dengan sunah Rasulullah SAW. Dia tidak pernah mengikuti apa yang telah dikerjakan, dipraktikkan Rasulullah SAW.  

"Mengaku cinta kepada rasul, bahkan teriak-teriak di mana-mana sebagai pembela rasul, tapi tak diwujudkan, direalisasikan dengan melaksanakan sunah dan atsarnya. Itu adalah dakwah batilah pengakuan bohong, pengakuan yang tak terbukti, dan ini indikator orang itu hatinya mati sehingga doanya tak diijabah," kata kiai Syamsul

Kelima, tak mensyukuri nikmat Allah SWT. Hamba yang mati harinya sehingga doanya tak dikabulkan adalah mereka yang memakan rezeki yang dikaruniakan Allah tapi tak mensyukurinya. Dia tidak menggunakan nikmat yang diberikan Allah SWT itu sesuai tujuan penciptaannya. Justru rezeki yang didapatnya malah dijadikan alat maksiat dan mendurhakai Allah SWT

Keenam, ingin ke surga tapi tak menempuh jalan ke surga. Hamba tersebut berharap kelak bisa masuk surga. Terapi ketika dirinya ditunjukan jalan ke surga, dia sama sekali tidak mengerjakannya. Dia tidak mengejakan amal ibadah yang dapar mengantarkannya ke surga 

Ketujuh, ingin terhindar dari neraka tapi mengerjakan perkara yang menjerumuskan diri ke neraka. Hamba tersebut berharap terhindar dari siksaan api neraka. Tetapi dalam menjalani hidup di dunia, dirinya selalu mengerjakan amal-amal yang justru mendekatkannya kepada siksa neraka

Baca juga: Motif Tentara Mongol Eksekusi Khalifah Terakhir Abbasiyah dengan Dilindas Kuda

 Kedelapan, tak mempersiapkan kematian. Dia mengetahui bahwa kematian itu haq,  tetapi dia tak mempersiapkan diri untuk kematian. Kesembilan, tak mengambil pelajaran dari kematian. Hamba tersebut sering melihat atau bahkan menguburkan orang yang mati. Tetapi ia tidak mengambil sedikit pun ibrah dari kematian itu 

 

Kesepuluh, melupakan kesalahan diri. Hamba tersebut sibuk dengan kesalahan orang lain namun pada saat yang sama ia melupakan kesalahan dirinya sendiri. Maka hatinya akan mati dan doanya terhalang sehingga tak juga terkabul.     

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id