Kamis 10 Sep 2026 10:00 WIB

Rahasia Doa Nabi Nuh untuk Anaknya yang Diabadikan Alquran, Mengapa 'Ditolak' Allah SWT?

Nabi Nuh berdoa agar anaknya diselamatkan dari banjir bandang.

Ilustrasi nabi
Foto: Pixabay
Ilustrasi nabi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kisah Nabi Nuh AS merupakan salah satu kisah Alquran yang paling agung dalam mengungkap hakikat keimanan dan makna penghambaan yang murni kepada Allah ST, khususnya dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan.

Salah satu peristiwa penting dalam kisah tersebut adalah ketika Nabi Nuh berdoa untuk anaknya, yang kemudian diikuti dengan pengarahan Allah SWT yang menegaskan bahwa ikatan akidah harus ditempatkan di atas ikatan nasab.

Baca Juga

وَنَادَىٰ نُوحٌۭ رَّبَّهُۥ فَقَالَ رَبِّ إِنَّ ٱبْنِى مِنْ أَهْلِى وَإِنَّ وَعْدَكَ ٱلْحَقُّ وَأَنتَ أَحْكَمُ ٱلْحَـٰكِمِينَ ٤٥

“Dan Nuh memohon kepada Tuhannya sambil berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku adalah termasuk keluargaku, dan janji-Mu itu pasti benar. Engkau adalah hakim yang paling adil." (QS Hud: 45).

Allah kemudian menjawabnya:

قَالَ يَـٰنُوحُ إِنَّهُۥ لَيْسَ مِنْ أَهْلِكَ ۖ إِنَّهُۥ عَمَلٌ غَيْرُ صَـٰلِحٍۢ ۖ فَلَا تَسْـَٔلْنِ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِۦ عِلْمٌ ۖ إِنِّىٓ أَعِظُكَ أَن تَكُونَ مِنَ ٱلْجَـٰهِلِينَ ٤٦

Dia (Allah) berfirman, "Wahai Nuh! Sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu, karena perbuatannya sungguh tidak baik, sebab itu jangan engkau memohon kepada-Ku sesuatu yang tidak engkau ketahui (hakikatnya). Aku menasihatimu agar (engkau) tidak termasuk orang yang bodoh." (QS Hud: 46).

Syekh Dr Ali Muhammad Ash-Shallabi, Sekretaris Jenderal Persatuan Ulama Muslim Sedunia, dikutip dari laman resminya, Kamis (10/9/2026), menjelaskan para penentang berpendapat bahwa dari ayat tersebut Nabi Nuh dianggap telah berdusta.

 

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi