REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Orang yang menghafal Alquran, membacanya dengan fasih, serta mengamalkan isinya, kelak pada hari kiamat akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat.
Adapun orang yang membaca Alquran dengan susah payah karena hafalannya belum sempurna atau bacaannya masih terbata-bata, tetap memperoleh dua pahala: pahala karena membaca Alquran dan pahala karena kesulitan yang ia hadapi.
Namun demikian, kedudukan orang yang mahir membaca Alquran tentu lebih tinggi karena kesempurnaan hafalan dan bacaannya.
فعن عائشة رضي الله عنها قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: الذي يقرأ القرآن وهو ماهر به مع السفرة الكرام البررة، والذي يقرأ القرآن وهو يتعتع فيه وهو عليه شاق له أجران
Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mahir membaca Alquran akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sedangkan orang yang membaca Alquran dengan terbata-bata dan merasa kesulitan dalam membacanya, maka baginya dua pahala." (HR Bukhari dan Muslim).
Selain itu, Alquran akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang senantiasa membacanya, menghafalnya, dan mengamalkan kandungannya.
عن أبي أمامة رضي الله عنه قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: اقرؤوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعًا لأصحابه
Dari Abu Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Bacalah Alquran, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.” (HR Muslim).