Jumat 08 May 2026 08:26 WIB

Naskah Khutbah Jumat: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Alangkah rugi apabila kita tidak mengambil dan memaksimalkannya.

Naskah Khutbah Jumat: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Foto: Republika/Thoudy Badai
Naskah Khutbah Jumat: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Farhan Juliawansyah, Wakil Mudir MBS Al Madina Pingit, Alumni PUTM Yogyakarta

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَـادِيَ لَهُ.

Baca Juga

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. أَمَّا بَعْدُ:

أُوْصِيْكُمْ بِنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Dalam kesempatan yang berbahagia ini di hari Jum’at yang mulia khatib berwasiat kepada diri sendiri dan kepada jamaah sekalian, marilah kita tingkatkan kualitas iman dan takwa kita kepada Allah SWT. Takwa adalah satu-satunya perisai yang akan menjaga kita dari panasnya fitnah dunia dan pedihnya azab akhirat.

Hadirin sekalian, saat ini kita (akan) memasuki sebuah gerbang waktu yang sangat istimewa. Jika di bulan Ramadhan ada 10 malam terakhir yang puncaknya adalah Lailatul Qadar, maka di bulan Dzulhijjah, Allah SWT memberikan kita 10 hari pertama yang kemuliaannya tidak tertandingi oleh hari-hari lainnya sepanjang tahun.

Namun sayangnya, banyak di antara kita yang melewatkan hari-hari di bulan Dzulhijjah dengan begitu saja. Kita sering kali hanya fokus pada hari raya Idul Adha saja, padahal sembilan hari sebelumnya adalah musim ibadah yang sangat dahsyat pahalanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement