REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Surat An-Nisa menyimpan pesan agung tentang keluasan rahmat dan ampunan Allah SWT. Bahkan, sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah bin Mas‘ud Radhiyallahu anhu menyebutkan bahwa terdapat empat ayat di dalam Surat An-Nisa yang nilainya lebih baik daripada dunia beserta seluruh isinya. Keempat ayat tersebut menjadi kabar gembira bagi umat Islam karena menegaskan pintu ampunan, taubat, dan kasih sayang Allah yang senantiasa terbuka bagi hamba-Nya yang kembali kepada kebenaran.
Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam kitab Tanbihul Ghafilin menuliskan bahwa Ibnu al-Fadhl telah menceritakan kepada kami. Muhammad juga menceritakan kepada kami, dengan sanadnya dari Mu‘awiyah bin Qurrah. Ia berkata bahwa Ibnu Mas‘ud pernah berkata, "Di dalam Surat an-Nisa terdapat empat ayat yang bagi kaum Muslimin lebih baik daripada dunia beserta seluruh isinya."
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
Innallāha lā yagfiru ay yusyraka bihī wa yagfiru mā dūna żālika limay yasyā'(u), wa may yusyrik billāhi fa qadiftarā iṡman ‘aẓīmā(n).
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar. (QS An-Nisa Ayat 48)
Dalam Surat An-Nisa Ayat 48, dijelaskan bahwa Allah SWT atas kehendak-Nya akan mengampuni dosa apapun selain syirik. Hal ini kabar gembira bagi umat Islam yang tidak menyekutukan Allah SWT, sehingga ampunan ini lebih berharga daripada dunia beserta isinya.