REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Seorang Muslim sudah sepatutnya memanjatkan doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Adapun waktunya telah dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Hadits pertama diriwayatkan dari Abu Hurairah. Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Rabb kami (rahmat-Nya) turun ke langit dunia pada tiap malam yaitu ketika masih tersisa dari malam hari sepertiga terakhirnya, lalu berfirman, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku memperkenankan baginya. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka aku memberinya. Siapa yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku mengampuninya." (HR Bukhari)
Hadits kedua, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Allah SWT turun ke langit dunia setiap malam, yaitu ketika berlalu sepertiga pertama dari malam hari, lalu berfirman, 'Aku adalah Raja, Aku adalah Raja. Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku memperkenankan baginya. Siapa yang meminta kepada-Ku, Aku memberinya. Siapa yang meminta ampun kepadaku, Aku mengampuninya.' Demikianlah terus-menerus hingga fajar terang." (HR Muslim)
Dalam riwayat lain, disebutkan separuh atau dua pertiganya, "Jika telah berlalu separuh dari malam hari atau dua pertiganya."