Ahad 02 Jun 2024 22:14 WIB

Larangan Ingkar Janji dalam Islam

Islam mengajarkan untuk tidak mengingkari janji.

Pemimpin yang adil dan menepati janji/ilustrasi
Foto: static.hbr.org
Pemimpin yang adil dan menepati janji/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA --  Islam mengajarkan pentingnya untuk tidak mengingkari janji, karena janji yang telah dibuat seseorang merupakan cerminan dari integritas dan kepercayaan dirinya.

Jika janji tidak dilakukan, maka akan menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan juga orang lain. Terdapat tafsir ayat tentang Allah SWT melarang umat muslim untuk mengingkari janji.

Baca Juga

Sebagaimana yang tertulis pada surat An Nahl ayat 91, Allah SWT berfirman,

وَاَوْفُوْا بِعَهْدِ اللّٰهِ اِذَا عَاهَدْتُّمْ وَلَا تَنْقُضُوا الْاَيْمَانَ بَعْدَ تَوْكِيْدِهَا وَقَدْ جَعَلْتُمُ اللّٰهَ عَلَيْكُمْ كَفِيْلًا ۗاِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ مَا تَفْعَلُوْنَ

 

Arab Latin : Wa aufū bi‘ahdillāhi iżā ‘āhattum wa lā tanquḍul-aimāna ba‘da taukīdihā wa qad ja‘altumullāha ‘alaikum kafīlā(n), innallāha ya‘lamu mā taf‘alūn(a).

Artinya : “Tepatilah janji dengan Allah apabila kamu berjanji. Janganlah kamu melanggar sumpah(-mu) setelah meneguhkannya, sedangkan kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu (terhadap sumpah itu). Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Menurut tafsir tahlili Kemenag, dalam ayat ini Allah SWT memerintahkan umat muslim untuk menepati janji mereka dengan Allah SWT jika mereka sudah mengikat janji itu.

Menurut Ibnu Jarir, ayat tersebut diturunkan dengan bai‘at (janji setia) kepada Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh orang-orang yang baru masuk Islam.

Mereka diperintahkan untuk menepati janji setia yang telah mereka teguhkan dengan sumpah, dan mencegah mereka membatalkannya. Jumlah umat muslim yang sedikit janganlah mendorong mereka untuk membatalkan bai‘at itu setelah melihat jumlah kaum musyrikin yang besar.

Menurut ayat ini, semua ikatan perjanjian yang dibuat dengan kehendak sendiri, wajib dipenuhi baik perjanjian itu sesama umat muslim ataupun terhadap orang di luar Islam. Allah SWT melarang umat muslim melanggar sumpah yang diucapkan dengan mempergunakan nama Allah SWT, karena dalam sumpah seperti itu, Allah SWT telah ditempatkan sebagai saksi.

Allah SWT akan memberi pahala bagi mereka yang memenuhi apa yang diucapkannya dengan sumpah atau membalas dengan azab bagi mereka yang mengkhianati sumpah itu.

Sesungguhnya Allah SWT mengetahui segala amal perbuatan manusia. Allah SWT yang mengetahui segala perjanjian yang mereka kuatkan dengan sumpah dan mengetahui juga bagaimana mereka memenuhi janji dan sumpah itu. 

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement