Rabu 31 Jan 2024 08:38 WIB

Doa Mengatasi Kesulitan dan Terjebak Overthinking

Salah satu cara kembali kepada Allah adalah dengan berdoa.

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah
Warga berdoa.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Warga berdoa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Umat Islam ditekankan untuk senantiasa mengingat Allah di kala sulit ataupun senang. Maka itu, ketika dilanda kesulitan dan cenderung terjebak dalam overthinking, segeralah kembali kepada Allah.

Salah satu cara kembali kepada Allah adalah dengan berdoa. Dalam buku Kumpulan Doa-Doa terbitan Kementerian Agama disebutkan doa mengatasi kesulitan dan kegelisahan yang dialami saat ini ataupun pada masa mendatang.

Baca Juga

Berikut lafaznya:

Doa Mengatasi Kesulitan dan Terjebak Overthinking

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ صَدْرِي وَجِلَاءَ غَمِّي وَذَهَابَ حُزْنِي وَهَمِّي

 

"Allāhumma innī 'abduka, wabnu 'abdika, wabnu amatika. Nāshiyatī bi yadika mādhin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qadhā'uka. As'aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta bihī nafsaka, wa anzaltahū fī kitābika, aw 'allamtahū ahadan min khalqika, awista'tsarta bihī fī ilmil ghaybi 'indaka, an taj'alal qur'āna rabī'a qalbī, wa nūra shadrī, wa jilā'a ghammī, wa dzahāba huznī wa hammī."

Yang artinya, "Ya Allah, sungguh aku hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasibku di tangan-Mu, berlaku padaku ketentuan-Mu, adil padaku putusan-Mu.

Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu yang Kau sebut untuk diri-Mu, (nama) yang Kau turunkan dalam kitab-Mu, (nama) yang Kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, atau (nama) yang hanya Kau sendiri yang mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar Kau menjadikan Alquran sebagai musim semi (di) hatiku, cahaya batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku."

Pesan Nabi Muhammad....

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement