Selasa 28 Nov 2023 12:20 WIB

Penjelasan Alquran Mengapa Orang Yahudi Gemar Menyulut Perang

Orang Yahudi juga berusaha menimbulkan kerusakan di bumi.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Tentara Zionis Israel dan kendaraan militer lapis baja di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, Israel selatan, Senin (30/10/2023).
Foto: EPA-EFE/HANNIBAL HANSCHKE
Tentara Zionis Israel dan kendaraan militer lapis baja di lokasi yang dirahasiakan dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, Israel selatan, Senin (30/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alquran menjelaskan mengapa orang-orang Yahudi suka menyalakan api peperangan dan juga berusaha menimbulkan kerusakan di bumi. Hal ini diterangkan pada akhir ayat 64 dari Surat Al-Maidah dan tafsirnya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

Baca Juga

وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ يَدُ اللّٰهِ مَغْلُوْلَةٌ  ۗغُلَّتْ اَيْدِيْهِمْ وَلُعِنُوْا بِمَا قَالُوْا ۘ بَلْ يَدٰهُ مَبْسُوْطَتٰنِۙ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاۤءُۗ وَلَيَزِيْدَنَّ كَثِيْرًا مِّنْهُمْ مَّآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَ طُغْيَانًا وَّكُفْرًاۗ وَاَلْقَيْنَا بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِۗ  كُلَّمَآ اَوْقَدُوْا نَارًا لِّلْحَرْبِ اَطْفَاَهَا اللّٰهُ ۙوَيَسْعَوْنَ فِى الْاَرْضِ فَسَادًاۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ

Orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah terbelenggu (kikir).” Sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu. Mereka dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan. Sebaliknya, kedua tangan-Nya terbuka (Maha Pemurah). Dia memberi rezeki sebagaimana Dia kehendaki. (Alquran) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu pasti akan menambah kedurhakaan dan kekufuran bagi kebanyakan mereka. Kami timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya. Mereka berusaha (menimbulkan) kerusakan di bumi. Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Maidah Ayat 64)

 

BACA JUGA: Warga Thailand Dilaporkan Tempur Bersama Israel, Ulama Thailand: Menusuk dari Belakang

Tafsir Ringkas Kementerian Agama menjelaskan, pada ayat-ayat sebelumnya perilaku dan sikap buruk dari orang-orang Yahudi. Ayat ini menerangkan tentang perbuatan mereka yang lebih buruk lagi. Sikap yang sangat tidak baik ini diawali ketika orang-orang Yahudi berkata, "Tangan Allah terbelenggu," yang maksudnya adalah kikir atau tidak mau melimpahkan rahmat-Nya.

Padahal sebenarnya tangan merekalah (orang-orang Yahudi) yang dibelenggu sehingga mereka dikenal sebagai orang yang bakhil. Karenanya merekalah yang akan dilaknat yang disebabkan oleh apa yang telah mereka katakan itu.

Padahal dengan memperhatikan apa saja yang terjadi di sekitarnya, orang-orang Yahudi itu sesungguhnya mengetahui kedua tangan Allah selalu terbuka untuk semua makhluk-Nya. Allah SWT memberi rezeki kepada siapa saja sebagaimana Dia kehendaki.

Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT itu pasti juga akan menambah kedurhakaan yang telah mendarah daging dan kekafiran yang sudah menjadi kebiasaan bagi kebanyakan orang-orang Yahudi.

Sebagai akibat dari kedua sikap buruk orang-orang Yahudi itu, Allah SWT timbulkan permusuhan yang terus-menerus dan kebencian yang mendalam di antara mereka sampai hari Kiamat. Setiap saat mereka menyalakan api peperangan pada siapa saja, Allah pasti akan memadamkannya. Selain melakukan penyimpangan dan keingkaran, mereka juga selalu berusaha menimbulkan kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah sangat tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement