Surat dalam Alquran yang Membuat Dosa Besar Diampuni

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

 Selasa 02 Aug 2022 10:34 WIB

Surat dalam Alquran yang Membuat Dosa Besar Diampuni. Foto:   Alquran dan terjemahannya dalam berbagai bahasa di Masjidil Haram, Arab Saudi. Ilustrasi Alquran. Foto: SPA Surat dalam Alquran yang Membuat Dosa Besar Diampuni. Foto: Alquran dan terjemahannya dalam berbagai bahasa di Masjidil Haram, Arab Saudi. Ilustrasi Alquran.

Dosa besar diampuni karena surat dalam Alquran ini.

REPUBLIKA.CO.ID,KAIRO -- Seorang Muslim tentu pernah melakukan perbuatan dosa atau bahkan dosa besar. Di saat inilah ia harus memohon ampunan kepada Allah SWT agar segala dosa-dosanya, termasuk dosa besar, diampuni.

Bagaimana cara agar dosa besar diampuni? Mantan penasihat Mufti Mesir, Syekh Dr Majdi Asyour menjelaskan, dibolehkan membaca Surat Yasin untuk memenuhi hajat seorang Muslim. Namun tidak dengan cara mengulang ayat-ayat tertentu hingga 10 kali atau 14 kali, seperti yang selama ini dikenal.

Baca Juga

"Yang harus Anda lakukan adalah membacanya, lalu berdoa kepada Allah SWT dengan fadhilah dan keberkahan dari membaca surat tersebut, agar hajat Anda terpenuhi," tutur dia seperti dilansir Elbalad, Selasa (2/8/2022).

Sementara itu, Anggota Fatwa Dar al-Ifta Mesir, Syekh Ahmad Mamduh memaparkan, perkara bahwa Surat Yasin merupakan faktor terpenuhinya suatu hajat memang terbukti. Namun, dia mengatakan, tidak ada nash yang sharih atau eksplisit, yang menyebut bahwa dengan membaca Surat Yasin maka hajat tercapai.

Dalam riwayat Abu Qilabah dikatakan bahwa "Siapapun yang membaca Surat Yasin maka akan mendapat ampunan. Dan siapa yang membacanya dalam kondisi lapar maka akan kenyang. Siapa yang membacanya saat tersesat maka akan mendapat petunjuk. Siapa yang membacanya ketika kehilangan sesuatu, maka ia akan menemukannya. Siapa yang membaca Surat Yasin untuk mayit, maka akan memberikan kemudahan (untuk mayit). Ketika Surat Yasin dibacakan untuk seorang wanita yang kesulitan dalam mengasuh anaknya, maka ia akan dimudahkan. Siapa yang membacanya, maka seolah-olah ia telah membaca Alquran sebelas kali. Segala sesuatu itu memiliki qolbu (jantung), dan qolbu Alquran adalah Surat Yasin."

Anggota Fatwa Dar al-Ifta yang lain, Syekh Ahmad Wissam, juga menjelaskan, ada banyak dalil tentang riwayat Abu Qilabah itu. Menurutnya, dilihat dari aspek makna, riwayat Abu Qilabah itu shahih dari Rasulullah SAW.

Syekh Wissam juga menuturkan, pengalaman panjang umat Islam selama berabad-abad, baik dalam dzikir dan bacaan Surat Yasin, menunjukkan bahwa Surat Yasin adalah salah satu surat yang diberkahi, dan dengan surat tersebut, Allah SWT memuliakan umat Nabi Muhammad untuk memenuhi kebutuhan mereka.

"Rahmat Allah itu luas. Semakin ikhlas seorang Muslim dalam niatnya, maka semakin Allah SWT bukakan pintu penerimaan dan kemuliaan dalam memenuhi kebutuhan (seorang hamba). Inilah anugerah Allah SWT," tuturnya.

Karena itu pula, Syekh Wissam menyampaikan, dibolehkan membaca Surat Yasin untuk lebih dari satu hal atau urusan. "Ini didasarkan pada pengalaman manusia, karena setiap orang memiliki rahasia dengan Allah SWT. Itulah sebabnya orang yang beriman diperintah untuk berdzikir dan bredoa di mana pun berada. Ini karena adanya prasangka baik kepada Allah SWT di satu sisi, dan di sisi lain merupakan pengalaman spiritual dengan Surat Yasin," kata dia.

Sumber:

 https://www.elbalad.news/5380736

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id